Bakal Perang Besok, Rusia Siapkan 100 Ribu Pasukan Militer di Perbatasan Ukraina
Bahkan sejumlah kalangan khwatir Rusia benar-benar melakukan serangan militer besar-besaran ke Ukraina pada Kamis (16/2/2022) besok.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/Perang-Rusia-Ukraina-15-Februari-2022.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Gejolak semakin berkecamuk akibat klaim Rusia untuk pencaplokan daratan Ukraina.
Bahkan sejumlah kalangan khwatir Rusia benar-benar melakukan serangan militer besar-besaran ke Ukraina pada Kamis (16/2/2022) besok.
Dikabarkan bahwa Rusia kini telah menyiapkan 100 ribu pasukan militer di perbatasan Ukraina.
Belum lagi pesawat pembom yang hilir mudik dalam beberapa hari terakhir.
Semua ini merupakan semakin membuat sejumlah pihak khawatir dengan pecahnya perang Rusia dan Ukraina.
Baca juga: Polisi Dibegal di Bekasi hingga Alami Luka Sabet, Polres Metro Bekasi Olah TKP
Rencana serangan militer dari Rusia itu telah diungkapkan oleh Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskiy.
Ia meminta warga Ukraina untuk mengibarkan bendera negara dari gedung-gedung dan menyanyikan lagu kebangsaan secara serentak pada Rabu (16/2/2022) waktu setempat.
Menurut beberapa media barat, kemungkinan invasi awal Rusia terhadap Ukraina dilakukan pada tanggal 16.
Media mengutip pernyataan pejabat AS dan lainnya, pasukan Rusia akan siap untuk menyerang.
Akantetapi pejabat Ukraina menekankan, Zelenskiy tak memprediksi serangan pada tanggal tersebut, tetapi menanggapi dengan skeptis terhadap laporan media asing.
Baca juga: 2 Pria Kepergok Sekamar dengan Gadis ABG, Sempat Minum Miras Bareng dan Ngakunya Tidak Kenal
"Mereka memberi tahu kami bahwa 16 Februari akan menjadi hari penyerangan. Kami akan menjadikannya hari persatuan," kata Zelenskiy dalam pesan video kepada warga negaranya, dikutip dari Reuters, Selasa (15/2/2022).
Perang Rusia dan Ukraina dilatar belakangi oleh klaim Presiden Vladimir Putin yang menyebut Ukraina sebagai "satu" bagian dari "peradaban Rusia" yang mencakup negara tetangga belarusia.
Wilayah yang sekarang disebut Ukraina, Rusia, dan Belarusia, adalah bagian dari Kievan Rus.
Adapun Kievan Rus adalah negara adidaya abad pertengahan yang berpusat di tepi Sungai Dnieper, hampir 1.200 tahun yang lalu.
Namun Rusia dan Ukraina memiliki bahasa, sejarah, dan politik yang berbeda.
Baca juga: Tiga Hari Telepon Ibu Tak Diangkat, Pemuda 25 Tahun Ternyata Tewas di Kamar Mandi