Minggu, 26 April 2026

HPN 2022

CMO KG Media, Dian Gemiano Paparkan Tantangan Industri Media dan Periklanan di Pasar Digital

Hal tersebut, disampaikan Ketua Indonesia Digital Association itu saat menjadi salah satu pembicara di seminar kovensi media massa Hari Pers Nasional

Tayang:
Penulis: Laode Ari | Editor: Muhammad Israjab
zoom-inlihat foto CMO KG Media, Dian Gemiano Paparkan Tantangan Industri Media dan Periklanan di Pasar Digital
Laode Ari
CMO KG Media, Dian Gemiano saat memaparkan tantangan media dalam menghadapi distrupsi platform digital. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM,KENDARI - CMO KG Media Dian Gemiano memaparkan sejumlah tantangan media nasional dalam menghadapi distrupsi digital.

Hal tersebut, disampaikan Ketua Indonesia Digital Association itu saat menjadi salah satu pembicara di seminar kovensi media massa Hari Pers Nasional atau HPN 2022 di Kendari.

Dalam sesi tiga seminar tersebut bertajuk Berdilkari media nasional menghadapi transformasi digital bertempat di Hotel Claro Kendari, Selasa (9/2/2022).

Di sesi ini, Dian Gemiano, mengatakan, konten jurnalisme yang baik (good jurnalism) seperti subtansi yang hilang di pasar digital.

Dian mengungkapkan produk berita di industri media saat ini mengalami pergeseran fundamental seiring adanya transformasi digital.

Baca juga: CEO Tribun Network Dahlan Dahi Sebut Jurnalis Dilahirkan Tuhan Untuk Mengabdi Kepada Publik

Jika dimasa lalu, model produk terpusat pada apa berita penting yang dibutuhkan masyarakat atau pembaca. Publik juga akan mengkonsumsi konten apa pun yang diproduksi media.

"Jadi masa itu, faktor utama keberhasilan media, tergantung dari seluas mana media itu menjangkau pembacanya," kata Dian.

Namun, dengan adanya distrupsi digital maka kontrol produk berita berubah dari produl centrik ke consumer centrik atau publik hanya akan membaca berita yang diinginkan.

"Dan masa ini, kunci keberhasilan media tergantung pada Discoverbility," ucap Dian.

"Discoverbility itu dalam dunia digital artinya, apakah sebuah konten berita mudah ditemukan di jagat digital atau tidak," jelasnya menambahkan.

Baca juga: Lewat HPN di Kendari, CEO Tribun Network Dahlan Dahi Sebut Dampak Era Disrupsi Digital

Dian menjelaskan, Discoverbility digital diatur oleh algoritma. Kemudian Algoritma Platform diatur oleh insentif bisnis.

Selain itu, intensif bisnis diperoleh dari engagement yang tumbuh pesat dalam polarisasi narasi sosial.

Sehingga di era ini, good jurnalism susah ditemukan dalam platform digital.

Hal itu karena good jurnalism tidak feeding (memberikan) dengan algoritma di platform digital.

"Jadi sudah ditemukan bukan karena konten-nya hilang, tapi tidak sesuai dengan model digital saat ini," ucap Dian.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved