HPN 2022

PWI Beberkan 3 Poin Penting Kerja Jurnalis, Gelar Workshop Jurnalistik di Kampus IAIN Kendari Sultra

Pelatihan Jurnalistik resmi dibuka Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir berlangsung di Institut Agama Islam (IAIN) Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Penulis: Mukhtar Kamal | Editor: Sitti Nurmalasari
TribunnewsSultra.com/ Husni Husein
Pelatihan Jurnalistik resmi dibuka Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir berlangsung di Institut Agama Islam (IAIN) Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin (7/2/2022). Mengusung tema Workshop Jurnalistik, Wartawan Bisa Apa di Era Digital, pelatihan tersebut diikuti bersama empat daerah di Indonesia. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Pelatihan Jurnalistik resmi dibuka Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir berlangsung di Institut Agama Islam (IAIN) Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin (7/2/2022).

Mengusung tema Workshop Jurnalistik, Wartawan Bisa Apa di Era Digital, pelatihan tersebut diikuti bersama empat daerah di Indonesia.

Ketua PWI Pusat Bidang pendidikan, Nurjaman Mochtar mengatakan hanya ada tiga hal poin penting dalam kerja seorang jurnalis.

Ketiga poin penting itu dibeberkannya meliputi jurnalis harus mampu memanjangkan yang pendek dan memendekkan yang panjang.

"Artinya apa yaitu konten yang panjang sebisa mungkin dipersingkat apabila itu tak menarik dan apabila konten itu menarik maka pewarta harus mampu memanjangkannya," katanya.

Baca juga: Tim JKW PWI Eksplor Jembatan Teluk Kendari, Pantai Toronipa dan Masjid Al Alam, Semarakkan HPN 2022

Lanjutnya, konten yang faktanya tak menarik, maka ditangan jurnalis dan content creator, konten tersebut menjadi menarik.

"Faktanya tidak menarik tapi setelah ditulis wartawan, setelah ditulis oleh content creator harus menarik," tuturnya.

"Kalau kebalik faktanya tidak menarik ditulis sama wartawan tambah tak menarik, dibikin videonya tambah tidak menarik, tidak berhasil dia jadi wartawan," jelasnya menambahkan.

Nurjaman Mochtar membeberkan poin ketiga yakni jurnalis dan content creator harus mampu menyederhanakan hal yang sulit.

"Menyederhanakan hal yang sulit, dan membuat menarik khalayak yang tidak menarik. Jadilah content kreator yang hebat," tutupnya.

Baca juga: Seminar Nasional Pariwisata HPN 2022, Anggota DPR RI Hugua Sebut Sultra Jadi Potensi Wisata Dunia

Sementara itu, Pemimpin Redaksi Kompas.com, Wisnu Nugroho mengatakan di era digital ini informasi yang dipersiapkan sebagai sumber pengetahuan mulai dikhawatirkan sebagai sumber kecemasan.

Kata dia, penyajian dalam nilai berita seorang jurnalis terdiri 10 aspek yaitu magnitudo atau pengaruh, impact atau dampak, significant atau penting, aktual atau sedang terjadi

Kemudian, tokoh, proximity atau kedekatan, conflict atau seteru, uniqness atau janggal, human interested, dan seks. (*)

(TribunnewsSultra.com/Husni Husein)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved