Video CCTV Detik-detik Kecelakaan Vanessa Angel dan Bibi Andriansyah Diputar di Sidang Tubagus Joddy
Video rekaman CCTV detik-detik kecelakaan yang menewaskan Vanessa Angel dan Bibi Andriansyah diputar di persidangan.
Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/video-cctv-kecelakaan-Vanessa-Angel-dan-Bibi-Andriansyah.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Video rekaman CCTV detik-detik kecelakaan yang menewaskan Vanessa Angel dan Bibi Andriansyah diputar di persidangan.
Kecelakaan itu terjadi di Tol Jombang arah Mojokerto, Jawa Timur, pada 4 November 2021 lalu.
Dari kecelakaan tersebut, sopir bernama Tubagus Joddy menjadi terdakwa dan kini menjalani persidangan.
Sidang lanjutan digelar di Pengadilan Negeri Jombang pada Kamis (3/2/2022).
Baca juga: Haji Faisal Kaget Ditanya Kabar oleh Pengusaha Sahabat Bibi dan Vanessa: Sesibuk Itu WA Saya
Dalam sidang tersebut, video CCTV kecelakaan itu diputar.
Diberitakan TribunnewsSultra.com dari YouTube metrotvnews, tampak rekaman CCTV merekam dari jarak yang agak jauh.
Meski jauh, namun masih tampak mobil Mitsubishi Pajero yang dikendarai Vanessa Angel dan Bibi Andriansyah.
Dari video itu, terlihat sisi kiri mobil menabrak pembatas jalan setelah sempat melaju kencang.
Baca juga: Persiapan 100 Hari Vanessa Angel dan Bibi Andriansyah, Faisal Jawab soal Keterlibatan Doddy Sudrajat
Mobil pun terpelanting hingga berputar beberapa kali bahkan sempat terbalik saking kerasnya hantaman.
Akhirnya mobil berhenti berputar dan menghadap ke arah berlawanan.
Dalam sidang dengan agenda pembuktian itu hadir juga lima orang saksi.
Sedangkan Tubagus Joddy menjalani sidang secara daring dari Lapas Jombang.
Baca juga: Doddy Sudrajat dan Mayang Ziarah ke Makam Lucy Ibu Vanessa Angel: Mau ke Makam Vanes Keburu Tutup
Penasihat hukum Tubagus Joddy, Siswoyo menyebut, kemungkinan masih ada faktor alam yang menyebabkan kecelakaan.
Maka dari itu, pihaknya akan menghadirkan ahli yang bisa menyelidiki hal ini.
"Nah ini kan masih ada kemungkinan bahwa ini tidak murni human error, masih ada kemungkinan alam juga mempengaruhi kejadian ini."