Berita Sulawesi Tenggara

Lurah dan Camat Tak Hadiri Reses Anggota DPRD Sultra Aksan Jaya Putra di Kelurahan Mata Kendari

Anggota Komisi III DPRD Sultra, Aksan Jaya Putra menggelar reses di Kelurahan Mata, Kecamatan Kendari, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Penulis: Laode Ari | Editor: Sitti Nurmalasari
TribunnewsSultra.com/ La Ode Ari
Anggota DPRD Sulawesi Tenggara, Aksan Jaya Putra ditemui setelah menggelar reses di Kelurahan Mata, Kecamatan Kendari, Kota Kendari, Sultra. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Anggota Komisi III DPRD Sultra, Aksan Jaya Putra menggelar reses di Kelurahan Mata, Kecamatan Kendari, Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Dalam agenda reses hari kedua yang digelar Aksan Jaya Putra di tempat tersebut, tak dihadiri pemerintah kelurahan dan kecamatan setempat.

Agenda reses ini hanya dihadiri masyarakat dan warga yang menyampaikan aspirasi kepada anggota dewan yang akrab disapa AJP tersebut.

Meskipun tak dihadiri dari pemerintah keluharan dan kecamatan setempat, namun kegiatan tersebut tetap berjalan lancar.

Kondisi itu juga sempat dipertanyakan anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sultra, Aksan Jaya Putra.

Baca juga: Reses Aksan Jaya Putra di Mata Kendari, Warga Keluhkan Normalisasi Kali dan Pemasangan Kabel Listrik

Menurutnya, reses setiap anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sulawesi Tenggara (DPRD Sultra) merupakan agenda resmi.

Kata dia, reses itu juga sebagai langkah koordinasi dengan pemerintah setempat untuk menyerap aspirasi atau keluhan masyarakat.

"Ini yang sangat saya sayangkan, mengapa dari kelurahan dan kecamatan tidak hadir," kata Aksan Jaya Putra.

"Kegiatan reses ini agenda penting dan resmi, bukan agenda politik," tambah anak Bupati Konawe Selatan ini.

Aksan Jaya Putra mengaku, pihaknya sudah memberikan surat undangan terkait agenda reses sejak Senin, 31 Januari 2022.

Baca juga: Aksan Jaya Putra Reses di Wawombalata Kendari, Terima Keluhan Infrastruktur dan Penerangan Jalan

Namun, hingga pelaksanaan reses tiba, pihak pemerintah kelurahan dan kecamatan tidak memberikan koordinasi terkait kehadiran.

Ia tidak mengatahui apakah ketidakhadiran Lurah dan Camat ada hubungannya dengan agenda politik Pilwali 2024 mendatang.

"Saya tidak tahu apa ada hubungannya ke situ (Pilwali 2024), nanti tanyakan ke mereka saja," tutur Aksan Jaya Putra. (*)

(TribunnewsSultra.com/La Ode Ari)

  • Ikuti kami di
    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved