Berita Konawe
Soal Situs Tribratanews Polres Konawe Diretas Hacker, Kabag Ops: Sudah Dilaporkan ke Polda Sultra
Kabag Ops Polres Konawe, Kompol Bayu Laras Tutuka menyebut persoalan diretasnya situs Tribratanews Polres Konawe sudah dilaporkan ke Polda Sultra.
Penulis: Arman Tosepu | Editor: Sitti Nurmalasari
TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KONAWE - Kabag Ops Polres Konawe, Kompol Bayu Laras Tutuka menyebut persoalan diretasnya situs Tribratanews Polres Konawe sudah dilaporkan ke Polda Sultra.
Hal tersebut disampaikan saat dikonfirmasi TribunnewsSultra.com, Jumat (14/1/2022).
"Sudah dilaporkan ke pimpinan, IT Polda Sultra," kata Kompol Bayu Laras Tutuka melalui pesan WhastApp.
Kompol Bayu Laras Tutuka juga membenarkan diretasnya situs milik Polri ini terjadi sejak 29 Desember 2021 lalu.
Pantauan TribunnewsSultra.com pukul 18.00 Wita, tampilan situs tersebut juga masih sama seperti semula.
Baca juga: Hacker Retas Website Tribratanews Milik Polres Konawe, Tulis Pesan Menohok Buat Kepolisian
Sebelumnya diberitakan, situs Tribratanews yang dikelola Kepolisian Resor atau Polres Konawe diretas hacker.
Situs dengan alamat website tribratanews.konawe.polri.go.id saat dibuka memiliki tampilan yang berbeda.
Biasanya, situs tersebut dijadikan sebagai platform berbagi informasi kegiatan dan program Polres Konawe.
Pantauan TribunnewsSultra.com, saat situs tersebut diakses pada pukul 10.40 Wita, Jumat (14/1/2022), tampilan situs tertulis cap "HACKED" berwarna merah.
Di bagian bawah cap tersebut tertulis HACKED BY ./W4D3R 1337 Ft Anon7. Selain itu, hacker tersebut menuliskan sejumlah pesan dalam laman tersebut.
Baca juga: Cara Cek Bantuan Kuota Internet Beserta Daftar Situs yang Tidak Bisa Diakses
Pertama, running text yang berbunyi "DISURUH SEMBUH DARI NEGARA YANG SAKIT". Selengkapnya, berikut pesan yang ditulis peretas.
UNTUK NEGARAKU TERCINTA INDONESIA
Keep Doing Good Even If They Don't Do Good To You !!!
Mengapa Saya lakukan ini?, Karena Saya Cinta Tanah Air! Ketahuilah Pak, Bahwa jika ada rakyat baik yang mengkritik atau mengusulkan sesuatu kepada pemerintah dan itu bertujuan untuk melindungi bangsa dari jahatnya negara luar, membuat masyarakat menjadi lebih baik, dan isi kritikan itu juga tidak bertentangan dengan aturan agama dan UUD 1945 Maka mereka adalah sebenar2nya termasuk orang yang cinta tanah air!
Belakangan ini banyak sekali kejahatan seksual berupa pemerkosaan, zina, begal payudara, pencabulan, berbuat mesum, dll. Mengapa demikian bisa terjadi? karena adanya tontonan pronografi, iklan2 porno, situs2 porno, dan aplikasi hiburan yang mengandung unsur sexy. Apalagi saat musim corona ini banyak anak dibawah umur yang tak lepas dari hp mereka tentu orangtua tidak mungkin mengawasi mereka 24 jam, mungkinkah mereka menonton video porno?, kemungkinan bisa saja terjadi. Sebanyak apapun pemerintah memblokir situs porno selama masih ada VPN (Virtual Private Network) maka orang dengan mudah melewatinya. Adapun dosa dari perbuatan2 tersebut adalah besar!, dalam agama islam kami percaya bahwa Tuhan Allah SWT bisa marah karena banyaknya hamba yang melakukan maksiat, wujud daripada kemarahan tersebut adalah datangnya musibah berupa bencana. Dan jika semakin banyak orang berzina dan banyak datang bencana maka itu sudah sangat dekat dengan akhir zaman. Pornografi dan aplikasi hiburan mungkin juga bisa menjadi sebuah perpaduan kompleks untuk merusak generasi muda. Untuk itu saya disini mewakili generasi tua diluar sana ingin mengadu kepada pemerintah terkait masalah ini. Menurut Saya perlu adanya kerjasama antara para menteri yang terhormat terkait masalah ini. Saya juga mengusulkan kepada pemerintah untuk :