Berita Sulawesi Tenggara
Tim SAR Gabungan Temukan Nelayan Asal Tanjung Tiram Konawe Selatan, Sempat Hilang 4 Hari
Tim SAR gabungan berhasil menemukan nelayan yang hilang saat memancing di Pulau Hari, Kabupaten Konawe Selatan
Penulis: Fadli Aksar | Editor: Muhammad Israjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/nelayan-yang-hilang-saat-memancing-di-Pulau-Hari.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Tim SAR gabungan berhasil menemukan nelayan yang hilang saat memancing di Pulau Hari, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Provinsi Sulawesi Tenggara ( Sultra ).
Korban adalah Nasir Kambewa (50), nelayan asal Desa Tanjung Tiram, Kecamatan Moramo, Kabupaten Konsel, Provinsi Sultra.
Nasir Kambewa hilang saat memancing di perairan antara Pulau Hari dan Tanjung Tiram pada Minggu (9/1/2022) sekira pukul 13.00 Wita.
Humas Kantor Pencarian dan Pertolongan atau KPP Kendari Wahyudi menjelaskan, korban ditemukan pada Kamis (13/1/2022) sekira pukul 07.45 Wita.
Baca juga: Memancing di Pulau Hari, Nelayan Asal Tanjung Tiram Konawe Selatan Hilang, Perahu Terbalik
"Tim SAR gabungan menemukan korban sekitar 2,87 mil laut arah timur dari posko dalam keadaan meninggal dunia," tulis Wahyudi, Kamis (13/1/2022).
Selanjutnya, menurut dia, korban dievakuasi ke rumah duka untuk diserah terimakan kepada pihak keluarga.
"Dengan ditemukannya korban tersebut, operasi SAR di Konawe Selatan dinyatakan selesai dan ditutup," jelasnya.
Secara otomatis, kata Wahyudi, seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing.
Hilang di Laut
Sebelumnya, Nasir Kambewa (50) nelayan asal Desa Tanjung Tiram, Kecamatan Moramo, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), hilang saat memancing ikan.
Korban dinyatakan hilang setelah memancing di wilayah Perairan Pulau Hari, Kabupaten Konsel, Provinsi Sultra, pada Minggu (9/1/2022) sekira pukul 13.30 Wita.
Baca juga: Video TikTok Viral LC Karaoke Pakai Seragam SMA, Satpol PP Langsung Datangi TKP
Humas Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Wahyudi mengatakan, berdasarkan informasi yang diterima Comm Centre KPP Kendari, korban dinyatakan hilang setelah ditemukan perahu dalam keadaan terbalik.
"Perahu korban ditemukan nelayan yang sedang mencari ikan dalam posisi terbalik, pada Senin (10/1/2022) sekira pukul 05.00 Wita," bener Wahyudi dalam keterangan tertulisnya, Senin (10/1/2022) pagi.
Pihak keluarga dan warga setempat, tutur Wahyudi, telah dilakukan pencarian, namun hingga informasi ini diterima, korban belum ditemukan.
Berdasarkan laporan tersebut, Tim Rescue KPP Kendari diberangkatkan untuk memberikan bantuan pencarian.
"Kami membawa ambulans dan rescue car membawa rubber boat beserta peralatan pendukung keselamatan lainnya. Jarak tempuh 39 kilometer," tandasnya.(*)
(TribunnewsSultra.com/Fadli Aksar)