Berita Kendari
Ragam Komentar Siswa SMA di Kota Kendari Jelang Penerapan Kurikulum Baru 2022
Berikut ini sejumlah komentar dari siswa-siswi di Kota Kendari sambut kurikulum baru yang bakal diterapkan di 2022.
Penulis: Mukhtar Kamal | Editor: Laode Ari
TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI- Berikut ini sejumlah komentar siswa-siswi di Kota Kendari sambut kurikulum baru yang bakal diterapkan di 2022.
Seperti diketahui, melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) akan menawarkan kurikulum yang lebih fleksibel di 2022.
Hal itu disampaikan Kepala Badan Standar Kurikulum dan Asesmen Pendidikan Kemendikbud Ristek, Anindito Aditomo dalam Instagram pribadinya, Selasa (30/11/2021).
Menanggapi hal itu, ragam komentar pun datang dari siswa-siswi Sekolah Menengah Atas Negeri atau SMAN di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.
Baca juga: Sosok Siswa SMPN 9 Konawe Selatan Rakit Pesawat Mainan hingga Diterbangkan, Terinspirasi BJ Habibie
Siswi SMAN 1 Kendari, Annika papappangan mengatakan dirinya masih bingung dengan mekanisme penerapannya nanti.
Sebab, kata dia belum ada gambaran pembelajaran kurikulum baru itu bakal diterapkan di sekolahnya.
Lebih lanjut ia mengungkapkan rasanya ia masih belum siap akan lingkungan baru seperti kelas dan teman sekelasnya.
"Bagaimana nanti dengan teman sekelas yang sebelumnya, pasti harus jalin pendekatan lagi dengan teman yang baru," ungkapnya, Jumat (7/1/2022).
Berbanding terbalik dengannya, siswi SMAN 4 Kendari, Nadila Nurul Azizah menuturkan bakal lebih baik apabila kurikulum baru itu diterapkan.
Menurutnya, kurikulum prototype yang bakal diterapkan merupakan langkah baik bagi siswa guna fokus dalam memilih jurusan yang akan diambil saat kejenjang perkuliahan nanti.
"Bagus saya rasa biar kita itu fokus mata pelajaran mana yang bakal kita pelajari untuk arahnya nanti ke perkuliahan," tuturnya.
Baca juga: SMA 1 Kendari Segera Terapkan Pembelajaran Tatap Muka 100 Persen, Sosialiasi ke Orang Tua Siswa
Senada dengannya, Siswa SMAN 11 Kendari, Dio Ghailan menuturkan rasanya akan lebih ringan apabila kurikulum baru diterapkan.
Kata dia, dengan kurikulum baru itu siswa bebas memilih mata pelajaran mana yang ia suka dan dijadikan bahan ajaran.
"Pemerintah sudah mengambil langkah yang benar dengan penerapan kurikulum seperti ini, karena seharusnya diterapkan dari dulu, jadi biar mata pelajaran yang tidak kita sukai kita dipaksa untuk suka," jelasnya.
Siswa SMAN 11 Kendari, Dimas Wijaksono menambahkan soal adaptasi lingkungan baru, kata dia pihak sekolah tentu sudah punya langkah antisipasi hal itu.
"Pasti tidak secara mendadak dan saya rasa kurukulum baru ini akan di uji coba di kelas baru dan di tahun ajaran baru jadi siswa bisa siap dengan lingkungan baru," tutupnya. (*)
(TribunmewsSultra.com/Husni Husein)