Breaking News:

Berita Sulawesi Tenggara

Presiden Jokowi Cabut Izin 4 Perusahaan Tambang di Sultra, Puluhan Kena Tegur Lalai Lapor RKAB

Presiden Joko Widodo atau Jokowi mencabut izin pemanfaatan hutan empat perusahaan tambang di Sulawesi Tenggara (Sultra).

Penulis: Fadli Aksar | Editor: Sitti Nurmalasari
YouTube Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo atau Jokowi mencabut izin pemanfaatan hutan empat perusahaan tambang di Sulawesi Tenggara (Sultra). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mencabut izin pemanfaatan hutan empat perusahaan tambang di Sulawesi Tenggara (Sultra).

Empat perusahaan itu yakni PT Toshida Indonesia, PT Sultra Raya Tambang, PT Sinar Ceria, dan PT Bumi Beton Delta Megah.

Pencabutan izin itu dilakukan melalui SK Menteri LHK Nomor: SK.01/MENLHK/SETJEN/KUM.1/1/2022 pada 7 Januari 2022.

Pencabutan izin konsesi kawasan hutan dilakukan bersamaan dengan 192 perusahaan.

Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) dicabut itu seluas 3,1 juta hektare, 17 ribu lebih di antaranya berada di lahan empat perusahaan tambang di Sultra.

Baca juga: Daftar Perusahaan Tambang Nikel di Konawe Utara Sulawesi Tenggara, BPS Sebut Terbanyak di Sultra

1. PT Sultra Raya Tambang (992,73 Ha)

2. PT Toshida Indonesia (5.265,70 Ha)

3. PT Sinar Ceria Sejati (10.885,00 Ha)

4. PT Bumi Buton Delta Megah (404,44 Ha)

Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar mengatakan, pencabutan PBPH dalam rangka optimalisasi produktivitas kawasan hutan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved