Ivan Gunawan hingga Celine Adopsi Spirit Doll atau Boneka Arwah, Ustaz Yusuf Mansur: Luar Biasa
Baru-baru ini muncul fenomena mengadopsi spirit doll atau boneka arwah di kalangan selebriti.Dari Ivan Gunawan, Ruben Onsu, hingga Celine Evangelista
Penulis: Ifa Nabila | Editor: Ifa Nabila
TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Baru-baru ini muncul fenomena mengadopsi spirit doll atau boneka arwah di kalangan selebriti.
Mulai dari Ivan Gunawan, Ruben Onsu, hingga Celine Evangelista.
Fenomena ini menimbulkan pro kontra, khususnya pada kaum muslim.
Pendakwah Ustaz Yusuf Mansur pun angkat bicara terkait fenomena ini.
Baca juga: Fuji Dituntut Minta Maaf oleh Doddy Sudrajat, Faisal: Saya Bingung, Jangan-jangan Editan
Baca juga: Dilaporkan Marissya Icha ke Polisi, Kini Medina Zein Jadi Tersangka
Ustaz Yusuf Mansur menyebut bahwa kaum muslim harus menyikapi ini dengan hati-hati.
Meski demikian, Ustaz Yusuf Mansur berpendapat bahwa hal ini boleh-boleh saja bagi mereka yang bermimpi untuk bisa punya anak sungguhan.
"Memang musti hati-hati nih soal boneka arwah," ujar Ustaz Yusuf Mansur.
"Tapi kalau kita bisa bawa ke afirmasi, visualisasi, dan imajinasi, ini asyik juga sebagai wujud impian," sambungnya.
Baca juga: Faisal Meneteskan Air Mata saat Pangku Gala Sky, Mengaku Teringat Masa Kecil Bibi Andriansyah
Ustaz Yusuf Mansur kemudian memberi contoh bagaimana orang-orang biasanya akan mewujudkan replika impian mereka terlebih dahulu.
Maka dari itu, menurutnya, fenomena spirit doll ini luar biasa untuk mengisi kekosongan mereka yang ingin punya anak.
"Kita kan suka bercanda-canda nih kalau pengin mobil beneran, beli mobil mainan dulu."
"Kalau pengin punya rumah beneran, koleksi rumah-rumah mainan."
"Nah, bagi mereka yang enggak punya anak, luar biasa ini kehadiran boneka," paparnya.
Baca juga: Disebut Dapat Asuransi Rp 500 Juta dari Vanessa Angel, Doddy Sudrajat Mengaku Belum Menerima
Meski berpandangan positif, Ustaz Yusuf Mansur mengerti bahwa yang dipermasalahkan adalah soal hukum dalam agama Islam.
Ustaz Yusuf Mansur pun menyerahkan keputusan sepenuhnya pada Majelis Ulama Indonesia (MUI).