Selasa, 5 Mei 2026

Polisi dan 2 Warga Dianiaya Pria yang Diduga Depresi, 3 Korban Luka Parah Dilarikan ke Rumah Sakit

Seorang pria bernama (Zulfikar) yang diduga mengalami depresi melakukan tindak kekerasan pada tiga orang di Aceh Utara.

Tayang:
Editor: Ifa Nabila
zoom-inlihat foto Polisi dan 2 Warga Dianiaya Pria yang Diduga Depresi, 3 Korban Luka Parah Dilarikan ke Rumah Sakit
Handover
Ilustrasi penganiayaan. Seorang pria bernama (Zulfikar) yang diduga mengalami depresi melakukan tindak kekerasan pada tiga orang di Aceh Utara. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM – Aksi penganiayaan terjadi di Aceh Utara, Aceh.

Tepatnya di kawasan Desa Leubok Kecamatan Lhoksukon pada Selasa (28/12/2021) sore.

Seorang pria bernama (Zulfikar) yang diduga mengalami depresi melakukan tindak kekerasan pada tiga orang.

Tiga korban pembacokan yang terdiri seorang polisi dan dua warga masih dirawat di RSU Cut Meutia Aceh Utara. 

Baca juga: Seorang Santriwati yang Jadi Korban Pencabulan Herry Wirawan Ternyata Masih Saudara: Sepupu Istri

Ketiga Korban adalah Brigadir Polisi Kepala (Bripka), Mufiza personel Bhayangkara Pembina keamanan dan ketertiban (Bhabinkamtibmas) Polsek Lhoksukon, Polres Aceh Utara.

Sedangkan dua warga yang menjadi korban pembacokan adalah Muhammad Amin (45) kepala Dusun Tunong Desa Leubok Kecamatan Lhoksukon. Kemudian Irfandi (22), warga Desa Serbajaman Kecamatan Tanah Luas, Aceh Utara

Ketiga pria tersebut dibacok Zulfikar (46) warga Desa Leubok Kecamatan Lhoksukon, yang diduga mengalami stres. 

Baca juga: Warga Banyuwangi Telungkup Penuh Luka di Jalan Denpasar, Diduga Jadi Korban Kecelakaan

Setelah tiba di Ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSU Cut Meutia Aceh Utara, kemudian petugas langsung memberikan perawatan. 

Apalagi luka mereka masih mengeluarkan darah.

Irfandi mengalami tiga luka bacok di bagian dada kiri, kemudian bagian perut kiri dan tangan kiri. 

Lalu Muhammad Amin satu luka bacok di bagian dada belakang (punggung), sedangkan Bripka Mufiza mengalami luka bagian kepala sebelah kiri dan tangan kanan. 

Selain itu Mufiza juga mengalami luka lecet di sekujur tubuhnya.

Baca juga: Tiap Malam Dengar Suara Aneh di Atas Plafon, Ternyata Rumah Warga Dipakai Bersarang Biawak

Setelah tiba IGD, Irfandi dan Muhammad Amin langsung dibawa ke ruang X-Ray I untuk dirontgen terhadap lukanya karena kedua warga tersebut mengalami luka serius. 

Amatan Serambinews.com, Selasa (28/12/2021) sekira pukul 14.30 WIB, setelah dirontgen, kemudian keduanya dibawa ke ruang IGD lagi untuk mendapat observasi dari dokter dan petugas medis. 

“Setelah tiba di RSU Cut Meutia langsung ditangani dokter dan sekarang masih dalam penanganan medis,” ujar Humas RSU Cut Meutia Aceh Utara, Jalaluddin MKes, kepada Serambinews.com, Selasa (28/12/2021).

Baca juga: Ditinggal Bekerja, Rumah Petani di Kulon Progo Dibobol Maling, Uang Simpanan Rp 27 Juta Raib

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved