Breaking News:

UHO Kendari

Kebun Raya UHO Kendari Jadi Titik Gerakan Nasional Penanaman Pohon Terancam Punah

Kebun Raya Universitas Halu Oleo atau UHO Kendari dipilih menjadi titik gerakan nasional penanaman pohon terancam punah.

Penulis: Husni Husein | Editor: Sitti Nurmalasari
TribunnewsSultra.com/ Husni Husein
Kebun Raya Universitas Halu Oleo atau UHO Kendari dipilih menjadi titik Gerakan Nasional Penanaman Pohon Terancam Punah. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Kebun Raya Universitas Halu Oleo atau UHO Kendari dipilih menjadi titik gerakan nasional penanaman pohon terancam punah.

Ketua Umum Asosiasi Mikoriza Indonesia (AMI), Prof Dr Ir Hj Husna Faad mengatakan kegiatan ini bentuk program kerja AMI di tahun 2021 untuk menyelamatkan jenis pohon terancam punah di Sulawesi Tenggara.

"Banyak sekali tanaman endemik yang di Sultra ini telah masuk dalam daftar terancam punah dan siapa lagi kalau bukan kita yang akan mengembangkan ini," tuturnya.

Selain dihadiri oleh Rektor UHO, Prof Dr Muhammad Zamrun Firihu, penanaman pohon juga turut di hadiri Gubernur Sultra, Ali Mazi.

Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan pelepasan balon bentuk resmi terlaksananya gerakan nasional penanaman pohon itu, Selasa (22/12/2021).

Baca juga: Kunjungi Konawe Kapolda Sultra dan Danrem 143 HO Tinjau Vaksinasi Massal, Beri Bantuan Kursi Roda

Rektor UHO, Prof Dr Muhammad Zamrun Firihu mengatakan Kebun Raya UHO memang dipersiapkan untuk penanaman tumbuhan endemik Sultra.

"Tentu dengan tanaman-tanaman yang hampir punah ini tadi dan kalau bisa semua itu nanti ada di sini. Itu yang kita inginkan," ungkapnya.

Lebih lanjut ia menerangkan giat penanaman yang dilakukan bentuk upaya UHO melestarikan tanaman endemik yang ada di Sulawesi Tenggara.

"Yang ini ada hampir 19 hektar kemudian ada juga 3 hektar dan ada 1 hektar lebih jadi totalnya itu ada 23 hektar," jelasnya.

"Itu memang kita sudah siapkan untuk lahan terbuka hijau yang memang tidak boleh dibangun bangunan di situ," imbuhnya.

Baca juga: KPK Periksa Adik Bupati Muna hingga Kadis DLHK, Saksi Terkait OTT Bupati Kolaka Timur, Ada 11 Saksi

Sementara itu Gubernur Sultra, Ali Mazi sangat mengapresiasi UHO sudah melaksanakan giat penanaman pohon.

"Berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara untuk bersama-sama menjaga tanaman endemik Sultra tetap ada," terangnya. (*)

(TribunnewsSultra.com/Husni Husein)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved