Liga Champions
Drawing Ulang Liga Champions Diprotes Real Madrid Tak Digubris UEFA, Sergio Ramos Rela Mati Demi PSG
Sebab hasil drawing 16 besar Liga Champions 2021-2022 diulang karena terdapat kesalahan teknis saat undian pertama.
Penulis: Muhammad Israjab | Editor: Muhammad Israjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/Skuad-Real-Madrid-akan-menghadapi-PSG-di-babak-16-besar-Liga-Champions.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Simak hasil drawing 16 besar Liga Champions 2021-2022 telah berlangsung di markas UEFA, Nyon, Swiss, Senin (13/12/2021) malam WIB.
Tapi adapun hasil drawing 16 besar Liga Champions 2021-2022 kali ini harus mengalami pengulangan.
Sebab hasil drawing 16 besar Liga Champions 2021-2022 diulang karena terdapat kesalahan teknis saat undian pertama.
Hasilnya pun tim-tim Eropa menemukan lawan yang berbeda setelah drawing 16 besar Liga Champions 2021-2022 diulang. Hal tersebut terjadi karena adanya kesalahan software.
Di hasil undian terbaru 16 besar Liga Champions 2021-2022, PSG yang diperkuat Messi tidak jadi bertemu dengan Manchester United dengan diperkuat Ronaldo.
Baca juga: Hasil Ulang Drawing Liga Champions, Jadwal Atletico Madrid vs Manchester United - PSG vs Real Madrid
PSG dalam undian ulang bertemu dengan Real Madrid dan Manchester United melawan Atletico Madrid.
Messi dan Ronaldo pernah cukup rutin berhadapan semasa keduanya masih merumput di Spanyol.
Messi dengan kostum Barcelona dan Ronaldo bersama Real Madrid.
Dari catatan UEFA.com, Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo sudah pernah berhadapan dalam 36 laga.
Messi 16 kali berada di kubu pemenang, mengungguli Ronaldo dengan 11 kali membawa timnya berjaya.
Real Madrid merasa dirugikan
Skuad Los Blancos julukan Real Madrid merasa dirugikan undian ulang drawing 16 besar Liga Champions 2021-2022 pada Senin (13/12/2021).
Protes Los Blancos dianggap belum cukup oleh UEFA, drawing 16 besar Liga Champions 2021-2022 untuk mencari jalur pertemuan babak 16 besar berlangsung kontroversial.
UEFA mengutarakan "kesalahan perangkat lunak" menyebabkan adanya kesalahan dalam menentukan tim mana saja yang berhak tampil satu sama lain.
Alhasil, badan tertinggi sepak bola Eropa itu memutuskan seluruh undian harus diulang demi integritas kompetisi.