Breaking News:

Berita Sulawesi Tenggara

Ajak Warga Sulawesi Tenggara Patuh Prokes, Gubernur Sultra Ali Mazi Harap Status PPKM Turun Level 1

Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi meminta warga tetap mematuhi protokol kesehatan agar PPKM Sultra bisa turun ke Level 1.

Penulis: Laode Ari | Editor: Sitti Nurmalasari
TribunnewsSultra.com/ La Ode Ari
Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi meminta warga tetap mematuhi protokol kesehatan agar PPKM Sultra bisa turun ke Level 1.

Ali Mazi menyebut status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Sultra saat ini berada pada Level 2.

Hal itu disampaikan saat diwawancarai usai rapat koordinasi kelembagaan dan kemitraan dalam rangka penanggulangan bencana.

Dalam kesempatan rapat dengan BNPB itu, disampaikan pula jumlah kasus dan penyebaran Covid-19 di Sultra.

"Kita sama-sama cegah penyebaran Covid-19, dengan terus patuhi protokol kesehatan dan 3 M. Cukup itu saja, saya yakin kita bisa melewati gelombang ketiga kasus Covid-19 ini," ujarnya.

Baca juga: Cegah Penularan Covid-19 di Tempat Wisata, Kepala Dinas Kesehatan Kota Kendari Edukasi Masyarakat

Menurutnya, tugas pencegahan Covid-19 bukan hanya tanggung jawab pemerintah, namun juga masyarakat.

Untuk itu, dengan status PPKM Sulawesi Tenggara yang berada pada Level 2 saat ini bisa semakin diturunkan.

"Asal kita bisa kompak, maka penyebaran Covid-19 bisa dicegah, sehingga tidak naik lagi ke Level 3," ucap Ali Mazi.

Gubernur Sultra ini, menambahkan, selain membahas Covid-19, pihaknya dan BNPB juga mendiskusikan potensi bencana alam di beberapa daerah.

Ali Mazi mengatakan, pemerintah saat ini berupaya menanggulangi dampak di beberapa daerah rawan bencana.

Baca juga: Kota Kendari dan 6 Kabupaten di Sultra Dapat Penghargaan Penanganan Wabah Covid-19 Terbaik

"Saat ini masing-masing bupati dan wali kota memiliki tanggung jawab untuk mencegah bencana di daerah Sulawesi Tenggara," jelasnya.

Ketua DPW Nasdem Sultra ini menerangkan, meski ada beberapa daerah sudah berkurang dampak bencana, tetapi pihaknya tetap mengupayakan masyarakat terdampak bencana bisa hidup tentram.

"Oleh karena itu, hari ini kami adakan diskusi dengan BNPB agar bencana itu benar-benar 100 persen di atasi," tuturnya. (*)

(TribunnewsSultra.com/La Ode Ari)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved