Breaking News:

Berita Konawe

Pekerja Keluhkan Pemotongan Gaji, Disnakertrans Kabupaten Konawe Bertemu PT OSS dan PT VDNI

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Konawe menggelar pertemuan membahas persoalan upah para pekerja.

Penulis: Arman Tosepu | Editor: Sitti Nurmalasari
TribunnewsSultra.com/ Arman Tosepu
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Konawe menggelar pertemuan dengan sejumlah serikat buruh dan manajemen PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) dan PT Obsidian Stainless Steel (OSS), Rabu (27/10/2021). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KONAWE - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Konawe menggelar pertemuan membahas persoalan upah pekerja.

Dalam pertemuan tersebut dihadiri sejumlah serikat buruh dan manajemen PT Virtue Dragon Nickel Industry (PT VDNI) dan PT Obsidian Stainless Steel (PT OSS), di kantor Disnakertrans Rabu (27/10/2021).

Diketahui, beberapa pekerja atau buruh mengeluhkan adanya kekurangan gaji yang diperoleh dibandingkan bulan sebelumnya.

Kepala Disnakertrans Kabupaten Konawe, Joni Pisi mengatakan, peristiwa pemotongan upah pekerja itu terjadi sekira dua bulan lalu.

"Ternyata yang dinamakan upah itu adalah akumulasi dari segala macam pendapatan termasuk gaji, lembur dan lain-lain," kata Joni kepada TribunnewsSultra.com.

Baca juga: Bayar Gaji Karyawan di Bawah Upah Minimum, Advokat di Kendari Sebut Pengusaha Bisa Dipidana

Joni menambahkan, pihak manajemen kedua perusahaan tersebut kemudian menjelaskan fenomena yang terjadi kepada sejumlah karyawan.

Joni mengatakan kebanyakan pemotongan atau pengurangan upah pekerja terjadi karena kemungkinan jumlah hari lemburnya.

"Atau bulan lalu (sebelumnya) dia lembur kena tanggal merah karena orang lembur kena tanggal merah itu dua kali lipat (tunjangan lembur)," jelas Joni.

Selain itu, kata Joni Pisi pertemuan ini juga membahas mengenai pembentukan Dewan Pengupahan di Kabupaten Konawe.

Untuk diketahui, dalam pertemuan ini turut hadir Serikat Buruh SPTK dan KSPN, Serikat Karyawan (Sekar) PT VDNI dan OSS, Manajer HRD PT VDNI, Ahmad Saekuzen, dan Kepolisian Resor Konawe. (*)

(TribunnewsSultra.com/Arman Tosepu)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved