Sabtu, 2 Mei 2026

MotoGP

Sosok Mario Suryo Aji & Andi Farid Izdihar-Rider Indonesia di 10 Besar FP1 Moto3 Emilia Romagna 2021

Khusus Moto3 Emilia Romagna 2021, ada yang menarik bagi publik Tanah Air. Dua sosok pembalap Indonseia berhasil menempati 10 besar pada FP 1 Moto3.

Tayang:
Editor: Risno Mawandili
zoom-inlihat foto Sosok Mario Suryo Aji & Andi Farid Izdihar-Rider Indonesia di 10 Besar FP1 Moto3 Emilia Romagna 2021
Handover
KOLASE FOTO - Dua pembalap asal Indonesia, Mario Suryo Aji (kiri) dan Andi Farid Izdihar alias Andi Gilang (kanan). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Sesi kualifikasi MotoGP Emilia Romagna 2021 kini tengah berlansung di Misano World Circuit Marco Simoncelli, Italai, Jumat (22/10/2021).

Balapan para rider untuk unjuk gigi itu sudah berlangsung sejak pukul 14.30 WIB. 

Tentu saja hari ini merupakan sesi kualifikasi satu atau FP1 untuk MotoGP, Moto2, dan Moto3 Emilia Romagna 2021.

Khusus Moto3 Emilia Romagna 2021, ada yang menarik bagi publik Tanah Air.

Dua sosok pembalap Indonseia berhasil menempati 10 besar pada FP 1 Moto3 Emilia Romagna 2021.

Kedua pembalap itu adalah Mario Suryo Aji dan Andi Farid Izdihar.

Mario Aji yang melakoni debut penampilan bersama tim Honda Asia Team.

Baca juga: Nonton MotoGP Emilia Romagna 2021, Rivalitas Quartararo dan Bagnaia Buat Valentino Rossi Dilema

Ia mampu mencatat waktu putaran terbaik keempat di Misano dengan waktu 1 menit 53,429 detik.

Sedangkan Andi Farid Izdihar atau Andi Gilang yang juga membela tim Honda Asia Team menempati di posisi ketujuh.

Andi Gilang berhasil mencatatkan waktu tempuh FP1 Moto3 Emilia Romagna 2021 dengan tempo 1 menit 53,670 detik.

Menriknya, torehan Mario dan Andi Gilang itu diperoleh ketika kondisi lintasan basah karena guyuran hujan.

Untuk diketahui, pembalap yang tercepat dalam balapan FP1 Mogo3 Emilia Romagna 2021 adalah rider asal Italia bernama Andrea Migno.

Mengarungi aspal licin karena guyuran hujan, Migno mampu mencatatkan waktu lap paling cepat dengan tempo 1 menit 52,529 detik.

Migno unggul atas rekan senegaranya, Alberto Surra yang punya catatan waktu lap 1 menit 52,807 detik.

Baca juga: LINK Live Streaming MotoGP Emilia Romagna 2021: Duel Yamaha-Ducati, Berebut Juara Quartararo-Bagnaia

Untuk posisi ketiga FP1 Moto3 Emilia Romagna ditorehkan oleh pembalap Republik Ceska bernama Filip Salac. Ia menaklukan Misano dalam tempo 1 menit 53,362 detik.

Sementara itu, posisi kelima - di bawah Mario Aji persis - ditempati pembalap Spanyol bernama Izan Guevara dengan catatan waktu putaran 1 menit 53,446 detik.

Lalu, di posisi keenam alias di atas Andi Gilang, terdapat pembalap Italia lainnya, Niccolo Antonelli, dengan catatan waktu lap 1 menit 53,665 detik.

Di bawah Andi Gilang, atau posisi8,9,dan 10, ditempati Kaito Toba (Jepang), Stefano Nepa (Italia), dan Lorenzo Fellon (Prancis).

Profil Mario Suryo Aji

Berikut profil Mario Suryo Aji dilansir dari artikel ini TribunJateng.com berjudul Biodata Mario Suryo Aji, Pebalap Indonesia Taklukkan Ricardo Tormo Raih Prestasi FIM CEV Moto3 2020:

Mario Suryo Aji lahir di Magetan, 16 Maret 2004.

Ayahnya adalah seorang pembalap. Karena kecanduan membalap, ayahnya kemudian membelikan Mario motor kecil dan melatihnya.

Mario Suryo Aji.
Mario Suryo Aji. (Handover)

Pada umur enam tahun, Mario sudah mengikuti kejuaraan motorcross di Kediri. Mario berhasil memenangkan kejuaraan nasional motorcross 50 cc pada 2012-2014.

Setahun kemudian, dia mendapat peringkat ketiga di kejuaraan nasional motorcross 85 cc.

Pada 2016, pembalap asal Magetan ini mengisi posisi ketiga pada kejuaraan nasional underbone 110 cc.

Dia juga bergabung di sekolah balap Astra Honda Racing School pada tahun yang sama.

Mario kemudian membalap di Thailand Talent Cup pada 2017 menggunakan NSF250R.

Baca juga: Tanda-tanda dan Contoh Gaslighting, Biasanya Disebabkan Ketergantungan Korban Kepada Pelaku

Setahun setelahnya, dia pindah ke Asia Talent Cup dan berhasil mendapat peringkat kelima.

Selain itu, dia juga mengikuti Asia Road Race Championship dan mengisi posisi keenam.

Mario kemudian memulai menjalani debut di Red Bull MotoGP Rookies Cup pada 2019.

Namun, dia absen di ronde Assen dan Sachsenring.

Mendapat finish terbaiknya di posisi kelima, ronde Aragon 1, Mario mengakhiri musim di peringkat ke-16.

Dari Red Bull MotoGP Rookies Cup, Mario menjajal FIM CEV Moto3 pada 2019.

Pada debutnya, dia mendapat finish perdana di posisi keempat pada ronde Estoril.

Sempat crash pada ronde Prancis, Mario absen pada ronde Catalunya.

Mario mengakhiri musim perdana di peringkat ke-18. Tahun ini Mario naik ke peringkat 16.

Profil Andi Farid Izdihar alias Andi Gilang

Berikut profil Andi Farid Izdihar alias Andi Gilang dilansir TribunnewsSultra.com dari Wikipedia.

Andi Farid Izdihar atau lebih dikenal sebagai Andi Gilang merupakan pemuda asal  Bulukumba, Sulawesi Selatan, yang lahir pada 14 Agustus 1997.

Ia adalah salah satu pembalap motor asal Indonesia yang saat ini berlaga di Moto3.

Andi Gilang sudah mulai mengenal dunia balap sejak usia 8 tahun. Mulai mengikuti kejuaraan lokal di Kabupaten Bulukumba di usia 10 tahun.

Ia kemudian mengikuti program pembinaan pembalap muda dari Astra Honda Racing pada tahun 2010.

Andi Farid Izdihar alias Andi Gilang
Andi Farid Izdihar alias Andi Gilang (Handover)

Dalam rentang waktu 2011-2013, Andi Gilang tampil di kejuaraan Indospeed Race Series, mengendarai Honda CBR150R.

Ia juga turut serta dalam kejuaraan Motoprix Region 2 dengan membela tim Honda Daya Golden.

Andi Gilang tercatat sebagai atlet PON cabang balap motor yang mewakili Provinsi Jawa Barat pada Pekan Olahraga Nasional XIX. Ia menyumbang medali emas di nomor perorangan Underbone A, dan perak pada nomor beregu Underbone A.

Baca juga: Hari Santri Nasional 2021, Gubernur Sultra Ali Mazi Sebut Santri Berperan Pertahankan Tanah Air

Andi Gilang tampil untuk pertama kalinya di level internasional pada kejuaraan Asia Dream Cup 2014, di mana ia menempati peringkat akhir ke-6. Ia dipilih untuk tampil pada Asia Talent Cup pada tahun 2015.

Saat itu Andi Gilang mampu memenangkan balapan di sirkuit Losail, dan meraih podium ke-2 di seri Sepang Malaysia 2015. Total ia mengoleksi 104 poin dan berada di peringkat 9 pada klasemen akhir musim. 

Andi Gilang kembali meraih kemenangan menang di balapan ke-2 seri Qatar pada tahun 2016. Ia juga memenangkan balapan seri 3 dan 6 di Sirkuit Internasional Sepang.

Pada musim itu Andi Gilang bersaing dengan pembalap Thailand, Somkiat Chantra. Namun kegagalan finis di balapan pamungkas memupus harapannya untuk menjuarai Asia Talent Cup.

Karean kegemilangannya, Andi diberi kesempatan berlaga di kejuaraan CEV Moto3 Junior. Musim pertamanya di Eropa ditutup dengan berada posisi ke-32.

Meski demikian, pada tahun 2017, Andi tetap dipertahankan oleh Astra Honda Racing. Tak buang-buang kesempatan, Andi Gilang mampu meraih posisi ke-5 di sirkuit Albacete.

Secara keseluhuran, Andi masuk 20 besar atau tepatnya menghuni posisi 17 klasemen akhir CEV Moto3 2017.

Pada tahun 2019, Andi Gilang menggantikan Dimas secara permanen, bergabung di tim Idemitsu Honda Team Asia. Ia masih di tempat yang sama hingga saat ini. (*)

Sumber: BolaSport.com dan Wikipedia

(TribunnewsSultra.com)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved