Muktamar IMM

Calon Ketua Umum IMM dan Formatur Berebut 434 Suara, Pemilihan Menggunakan Sistem e-Voting

Calon Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah dan Formatur berebut 434 suara dari 34 provinsi dalam Muktamar IMM XIX di Kendari 21-23 Oktober 2021.

TribunnewsSultra.com/ Amelda Devi Indriyani
Panitia Lokal Pengarah Muktamar IMM XIX Haidir Muhari 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Calon Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah dan formatur berebut 434 suara dari 34 provinsi dalam Muktamar IMM XIX di Kendari 21-23 Oktober 2021.

Panitia Lokal Pengarah Muktamar IMM XIX, Haidir Muhari mengatakan jumlah peserta tersebut dihitung berdasarkan jumlah cabang pada setiap provinsi, diwakili satu peserta tiap cabang.

Kata dia, ditambah dua peserta yang mewakili Dewan Pimpinan Daerah (DPD) IMM dari tiap provinsi di Indonesia. 

"Tergantung cabang di tiap provinsi, sedangkan DPD dua peserta. Jadi dari 34 provinsi itu di kali dua, 68, kemudian cabangnya," kata Haidir kepada TribunnewsSultra.com, Jumat (22/10/2021).

Haidir Muhari menjelaskan sebenarnya untuk DPD empat peserta, hanya karena pandemi Covid-19 di kurang dua.

Baca juga: Suka Duka Tuan Rumah Muktamar IMM XIX di Kendari, Ketua BEM UMK Sebut Banyak Dapat Dukungan

Sedangkan, untuk cabang perwakilan dua peserta sekarang menjadi satu peserta. Hal tersebut diubah pada saat Tanwir Muktamar IMM di Provinsi Bali beberapa bulan yang lalu.

"Setiap peserta penuh memilih 12 orang untuk formatur," tuturnya.

Sementara proses pemilihan menerapkan sistem e-Voting. Sejauh ini e-Voting sama seperti Muktamar di Malang sebelumnya.

"Nanti pakai komputer, ada monitor dan lain-lain, timnya juga sementara di jalan," ujarnya.

Kata dia, sejauh ini belum ada pembahasan menggunakan handphone atau komputer. Hanya saja, berdasarkan Muktamar sebelumnya memakai komputer. (*)

(TribunnewsSultra.com/Amelda Devi Indriyani)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved