Bocah SD Dikurung di Kelas Lalu Dikeroyok 4 Teman, Kini Korban Koma Berhari-hari Terbaring di ICU
Aksi pengeroyokan terjadi di Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan. Korban adalah seorang bocah berinisial AFS (12).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/ilustrasi-kekerasan-pada-anak-ilustrasi-anak-ilustrasi-penganiayaan-anak.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Aksi pengeroyokan terjadi di Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan.
Korban adalah seorang bocah berinisial AFS (12).
Sedangkan pelaku adalah empat orang temannya.
Korban merupakan murid kelas V Sekolah Dasar (SD) Negeri Lubuk Ngin, Kecamatan Selangit.
Baca juga: Salah Kirim Emoji di WhatsApp, Anak SD Dianiaya Bocah SMP, Korban Dikira Menantang Pelaku
Diketahui, siswa yang mengeroyok korban merupakan siswa pindahan yang baru satu hari masuk di sekolah tersebut.
Akibat pengeroyokan itu, korban sudah berhari-hari tak sadarkan diri.
Kronologi kejadian
Mengutip Tribun Sumsel, peristiwa itu terjadi pada Senin (11/10/2021) pagi di lingkungan sekolah.
Hal itu diketahui setelah para siswa masuk kelas dan menjalani rutinitas berdoa sebelum dimulai pelajaran.
Saat itu, korban tak ikut berdoa dan terlihat lesu.
Lalu ia ditanya oleh guru mengapa tak ikut berdoa.
Baca juga: Naik Angkot Malam-malam, Wanita Nyaris Dicabuli si Sopir, Warga Dengar Jeritan hingga Keroyok Pelaku
Oleh teman-teman korban dijawab bahwa korban sebelumnya berkelahi dengan siswa lain di sekolah tersebut.
Mendengar jawaban itu, korban kemudian dibawa ke ruang guru lalu dibawa ke Unit Kesehatan Sekolah (UKS).
Namun, karena kondisinya tak kunjung membaik dan makin mengkhawatirkan, korban lalu dibawa ke Puskesmas Selangit sebelum akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit DR Sobirin di Lubuklinggau.
Sementara itu, dari informasi yang didapat ibu korban, NV (41), AFS dikeroyok oleh empat temannya.