Minggu, 3 Mei 2026

Berita Buton Selatan

Hari Keempat Pencarian, KPP Kendari Lagi-lagi Gagal Temukan Nelayan Hilang di Buton Selatan

Kantor Pencarian dan Pertolongan atau KPP Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) lagi-lagi gagal menemukan nelayan yang hilang di Buton Selatan.

Tayang:
Penulis: Fadli Aksar | Editor: Sitti Nurmalasari
zoom-inlihat foto Hari Keempat Pencarian, KPP Kendari Lagi-lagi Gagal Temukan Nelayan Hilang di Buton Selatan
Istimewa
Tim Rescue Pos SAR Baubau diberangkatkan menuju lokasi kejadian kecelakaan nelayan hilang di Kabupaten Buton Selatan (Busel), Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin (11/10/2021). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Kantor Pencarian dan Pertolongan atau KPP Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) lagi-lagi gagal menemukan nelayan hilang di Buton Selatan (Busel).

Seperti diketahui, nelayan hilang di laut itu adalah La Manggalo (60) warga Desa Wacuala, Kecamatan Batu Atas, Kabupaten Busel, Provinsi Sultra.

La Manggalo hilang saat mencari ikan di Perairan Pulau Batu Atas, Kabupaten Busel pada Sabtu (9/10/2021) pukul 21.00 Wita.

Hingga, hari keempat pencarian pada Kamis (14/10/2021) operasi SAR dilakukan Tim Rescue Pos SAR Baubau belum membuahkan hasil.

Humas Basarnas Kendari, Wahyudi mengatakan, hingga memasuki pukul 17.30 Wita, Tim SAR gabungan menghentikan sementara operasi pencarian hari keempat masih nihil.

Baca juga: Truk Terbalik di Tikungan Letter S Kolaka, Kardus Air Mineral Berhamburan, 1 Jam Macet Total

"Operasi SAR akan dilanjutkan kembali Jumat (15/10/2021) besok pada pukul 06.00 Wita," jelas Wahyudi dalam keterangan tertulisnya, Kamis (4/10/2021).

Kata dia, pencarian hari ini menggunakan satu unit perahu karet berlantai papan datar dan tiga unit perahu milik nelayan.

Lanjutkan Pencarian

Sebelumnya, Kantor Pencarian dan Pertolongan atau KPP Kendari kembali melanjutkan pencarian terhadap nelayan yang hilang, Selasa (12/10/2021).

Nelayan itu adalah La Manggalo (60), tak kunjung kembali setelah mencari ikan Perairan Pulau Batu Atas, Kabupaten Buton Selatan (Busel), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), pada (9/10/2021) lalu.

Humas Basarnas Kendari, Wahyudi mengatakan, operasi pencarian yang dilakukan ini merupakan hari kedua usai menerima laporan dari keluarga korban.

Baca juga: Puluhan Penderita Gangguan Jiwa dan Penyandang Disabilitas di Kolaka Utara Disuntik Vaksin Covid-19

"Tim SAR gabungan melanjutkan pencarian terhadap korban dengan menyisir sekitar lokasi kejadian kecelakaan hingga radius 1,5 NM, pada pukul 06.30 Wita," ujar Wahyudi dalam keterangan tertulisnya, Selasa (12/10/2021).

Dalam proses pencarian, personel KPP Kendari harus melewati gelombang tinggi mencapai 0,5 - 0,75 meter dan kecepatan angin 2 - 16 knot.

Tim SAR gabungan ini meliputi lima personel Tim Rescue Pos SAR Baubau dan dibantu 15 nelayan Kabupaten Buton Selatan.

"Dalam proses pencarian, Tim SAR gabungan menggunakan Rigit Inflatable Boat (RIB) satu unit dan longboat tujuh unit," tandas Wahyudi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved