Breaking News:

Berita Konkep

Masyarakat Adat Wawonii Minta Bupati Konawe Kepulauan Jelaskan Isi MoU dengan PT GKP

Masyarakat adat Wawonii, Kabupaten Konawe Kepulauan meminta Bupati Konkep segera menjelaskan isi MoU dengan PT GKP.

Penulis: Fadli Aksar | Editor: Sitti Nurmalasari
TribunnewsSultra.com/ Fadli Aksar
Ketua Lembaga Adat Sara Wawonii, Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Abdul Salam. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Masyarakat adat Wawonii, Kabupaten Konawe Kepulauan meminta Bupati Konkep segera menjelaskan isi MoU dengan PT GKP.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Konkep, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) sepakat kerjasama melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT Gema Kreasi Perdana (GKP).

PT Gema Kreasi Perdana atau GKP adalah salah satu perusahaan pemegang Ijin Usaha Pertambangan (IUP) di Konkep.

Kerjasama ini untuk menjalankan rencana investasi pertambangan, termasuk melakukan aktivitas pengembangan masyarakat di Kecamatan Wawonii Tenggara, Kabupaten Konkep.

Kedua belah pihak menyepakati kerjasama melalui penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) .

Baca juga: Pemerintah Kabupaten Konawe Kepulauan dan PT GKP Sepakat Kerjasama Investasi Usaha Pertambangan

Pemerintah Kabupaten Konkep dilakukan Bupati Amrullah, Ketua DPRD Ishak, Wakil Ketua I DPRD Imanudin, dan Wakil Ketua II DPRD Irwan.

Sementara pihak PT GKP ditandantangani Komisaris Utama PT GKP Hendra Surya, dan Meris Wiryadi selaku Direktur Utama.

Ketua Lembaga Adat Sara Wawonii, Abdul Salam meminta kepada Bupati dan Pimpinan DPRD Konkep untuk segera memberi penjelasan kepada masyarakat mengenai MoU itu.

"Kami meminta penjelasan secara jelas, terang, dan nyata apa sesungguhnya isi MoU tersebut," kata Abdul Salam saat ditemui di Kendari, Sabtu (9/10/2021).

Menurut dia, penjelasan tersebut diperlukan guna menghindari hal-hal yang bisa berdampak terhadap stabilitas keamanan di Pulau Wawonii.

Baca juga: Rancangan RTRW Konkep Disusupi Kepentingan Industri Tambang, Ancaman Besar bagi Masyarakat Konkep

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved