Breaking News:

Ibunda Gubernur Sultra Berpulang

Ibu Gubernur Sultra Ali Mazi Tutup Usia 80 Tahun di RS Bahteramas Kendari, Pulang di Buton Malam ini

Sang ibunda yang genap 80 tahun itu, dikabarkan tutup usia di RS Bahteramas Kendari, Kamis (7/10/2021) malam, sekira pukul 21.30 WITA.

Editor: Risno Mawandili
TribunnewsSultra.com
MENINGGAL DUNIA - Ibudan daripada Gubernur Sultra Ali Mazi, meninggal dunia. Mobil ambulan yang suap mengantarkan jenazah dari Kota Kendari menuju Kabupaten Buton, Kamis (7/10/2021) malam ini. 

TRIBUNNNEWSSULTRA.COM,KENDARI - Turut berduka cita diucapkan, dan doa dipanjatkan, untuk ibu daripada Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Ali Mazi.

Sang ibunda yang genap 80 tahun itu, dikabarkan tutup usia di RS Bahteramas Kendari, Kamis (7/10/2021) malam, sekira pukul 21.30 WITA.

Menurit laporan dari Dinas Kominfo Pemerintah Provinsi Sultra, almarhuma Hj Wanazia Binti La Umura, dikebumikan di Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton.

Jenazah diantarkan malam ini menggunakan mobil ambulans, melewati penyebrangan darat: Pelabuhan Ferry Amolego-Labuan.

Menurut pengakuan seorang kerabat yang mendatangi rumah duka, di kompleks Perumahan Cempaka Mas, bilangan Jl Syhek Yusuf, Kelurahan Korumba, Kota Kendari, almarhuma dimakamkan di Pasarwajo besok siang, seusai Salat Jumat, 8 Oktober 2021.

"Malam ini diantar pakai mobil itu," jawab lelaki berkulit sawo matang itu kepada kami, sembari menunjuk satu unit mobil ambulans terpakir di gerbang rumah duka.

"Rencananya iya (mau dimakamkan besok setelah Salat Jumat)," jawabnya lagi.

Baca juga: Suasana Rumah Duka Ibunda Gubernur Sultra Ali Mazi, Kerabat Berdatangan, Rencana Dimakamkan di Buton

Baca juga: Ibunda Ali Mazi Meninggal Dunia, Gubernur Sulawesi Tenggara Terbang ke Kendari dari Jakarta

Sekadar informasi, kerabat sudah memadati rumah duka ibunda Gubernur Sultra Ali Mazi, sejak beberapa jam kabar duka tersiar.

Hingga pukul 23.20 WITA ibunda daripada Ali Mazi masih belum diantarkan ke tempat peristrahatan terakhir setelah meninggal dunia.

Menurut informasi dihimpun TribunnewsSultra.com, jenazah segera diberangkatkan.

"Sudah mau berangkat ini, kami mau ikut dalam ambulans tapi gelap," ujar seorang wanita separu baya kepada kami.

Sekumpulan emak-emak itu mengaku, merupakan kerabat dati Kecanatan Pasarwajo.

"Kami semua dari ketapat Pasarwajo, banyak memang yang datang dari keluarga di Pasarwajo," beberya. (*)

(TribunnewsSultra.com/Risno Mawandili)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved