Warga Konawe Disambar Petir
Fakta-fakta Ayah dan Anak di Konawe Disambar Petir: Saksi Sebut Korban Terpental
Kedua warga Konawe itu - M (ayah) dan B (anak) - meninggal dunia karena disambar petir.
Ayah dan anak lalu memutuskan berteduh sejenak di pondok sawah.
Baca juga: Wisata Religi Masjid 2 Lantai Jami Al Falah Kendari, Sambil Melihat Bundaran Pesawat Tempur
Baca juga: Gubernur Gorontalo Ceramahi Mensos Risma, Minta Presiden Jokowi Evaluasi: Contoh Tidak Baik
"Saat turun hujan disertai petir, kedua korban langsung beristirahat sejenak di gubuk milik pak Made Rame," terang Adriana.
Setelah itu, tak ada siapa lagi yang mengetahui aktivitas kedua korban di tengah hujan mengguyur.
Hanya saja digambarkan warga setempat, hari itu turun hujan deras disertai kilatan petir seolah menyambar hingga ke tanah.
2. Korban Terpental
Kedua korban ditemukan oleh seorang warga yang juga saksi mata bernama Sumardin.
Ia merupakan warga yang menyaksikan didetik-detik petir menyambar menyambar tengah guyuran hujan.
Bukan itu saja, Kapolsek Tonggauna menjelaskan, Sumardin sudah berfirasat akan terjadi hal tak terduga pada kedua korban.
Ia kemudian memastikan, tenyata menemukan korban sudah tak benyawa.
Diduga M sampai terpental karena tersambar petir.

Pasalnya, saksi menemukan mayat M berada jauh dari pondok.
Sementara mayat B ditemukan dalam kondisi terduduk.
Pakaian yang dikenakan B - pada bagian pinggul - tampak gosong.
3. Prakiraan Waktu Disambar Petir
Menurut Kapolsek Andriana, hujan deras beserta petir mulai turun sekira pukul 15:00 WITA.