Peringatan 26 September
Polisi Bentangkan Kawat Berduri saat Demontrasi Besar-Besaran, Jalur Polda & Kantor Gubernur Ditutup
Menghadapi demonstrasi ratusan mahasiswa ini, polisi membentangkan kawat berduri di jalan tersebut.
Penulis: Fadli Aksar | Editor: Muhammad Israjab
TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Mahasiswa Universitas Halu Oleo atau UHO Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar demonstrasi besar-besaran, Senin (27/9/2021) siang.
Demonstrasi berlangsung di perempatan jalan samping Markas Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara ( Polda Sultra) dan Kantor Gubernur Sultra Jl Haluoleo, Kelurahan Mokoau, Kecamatan Kambu, Kota Kendari.
Aksi ini memperingati 2 tahun tragedi berdarah 26 September, saat itu 2 mahasiswa UHO Randy dan Muhammad Yusuf Kardawi meninggal dunia saat demonstrasi.
Menghadapi demonstrasi ratusan mahasiswa ini, polisi membentangkan kawat berduri di jalan tersebut.
Baca juga: Kenang Tragedi Randi dan Yusuf, UKM SAR UHO Mengheningkan Gugur Bunga di Atas Geladak KN SAR Pacitan

Akibatnya, ruas jalan menuju Markas Polda Sultra, kantor Gubernur, Kelurahan Nanga-Nanga dan sebaliknya dialihkan.
Pantauan wartawan TribunnewsSultra.com, ratusan mahasiswa sudah berhadap-hadapan dengan polisi depan Mapolda Sultra.
Mahasiswa itu berseragam almamater kuning, pakaian hitam-hitam, mereka melakukan orasi dan bakar ban di balik kawat berduri.(*)
(TribunnewsSultra.com/Fadli Aksar)