Breaking News:

Berita Sulawesi Tenggara

Ali Mazi Ketua DPW Partai NasDem Sultra, DPP Sebut Penyegaran Kepemimpinan, Target Pemilu 2024

Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Ahmad Ali mengungkapkan alasan penunjukan Ali Mazi sebagai Ketua DPW Partai NasDem Sulawesi Tenggara (Sultra). 

Penulis: Laode Ari | Editor: Sitti Nurmalasari
TribunnewsSultra.com/ La Ode Ari
Gubernur Sultra Ali Mazi saat makan bersama dengan Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Ahmad Ali di Kendari. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Ahmad Ali mengungkapkan alasan penunjukan Ali Mazi sebagai Ketua DPW Partai NasDem Sulawesi Tenggara (Sultra). 

Menurutnya, Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Ali Mazi memiliki kemampuan dan kapasitas untuk memimpin partai tersebut. 

Selain itu, sebagai bentuk penyegaran organisasi partai seusai kepemimpinan Toni Herbiansyah pada periode sebelumnya.

"Pertama tentunya kami ingin menata partai ini (NasDem) lebih baik," ujarnya saat diwawancarai, Senin (27/9/2021). 

"Artinya satu periode kepemimpinan Pak Toni, kami ingin adanya penyegaran untuk kepemimpinan di partai," jelasnya 

Baca juga: Pelantikan Ketua DPW NasDem Sultra Digelar 28 September, Ali Mazi Dilantik saat Musyawarah Wilayah

Baca juga: Gubernur Ali Mazi Ketua DPW Nasdem Sulawesi Tenggara, Pengurus Bantah Tony Herbiansyah Dilengserkan

Ahmad Ali menambahkan sehingga ke depan diharapkan Partai NasDem di Sulawesi Tenggara (Sultra) lebih dinamis.

Wakil Ketua Umum Partai NasDem ini menjelaskan, selain karena memiliki kekuasaan untuk menentukan arah politik Partai NasDem, Ali Mazi dinilai sebagai kader partai dengan posisi jabatan sebagai Gubernur

"Pak Ali Mazi ini bukan orang baru di Partai NasDem," kata Ahmad Ali.

Tentunya, dengan posisi tersebut, akan ada tugas politik dari partai yang diemban Ali Mazi usai masa jabatannya sebagai Gubernur Sultra

Ahmad Ali menerangkan, tugas tersebut tak lain untuk mewujudkan cita-cita restorasi partai dan mematangkan persiapan jelang Pemilu 2024.

"Semua kerja politik itu muaranya ke Pemilu 2024. Karena kerja politik itu jangka panjang, periodesisanya lima tahun sekali, semua itu untuk mematangkan persiapan partai menghadapi Pemilu 2024," tuturnya. (*) 

(TribunnewsSultra.com/La Ode Ari) 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved