Breaking News:

Mobil Tenggelam di Konawe

Tragedi Kecelakaan Pincara di Sungai Konaweha, Ditpolairud Polda Sultra Periksa Operator Pincara

Direktorat Polisi Air dan Udara Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Ditpolairud Polda Sultra) memeriksa operator pincara, Selasa (21/9/2021).

Penulis: Fadli Aksar | Editor: Sitti Nurmalasari
TribunnewsSultra.com/ Fadli Aksar
Kepala Subdit Penegakan Hukum atau Gakkum Ditpolairud Polda Sultra AKBP Ruly Indra Wijayanto. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Direktorat Polisi Air dan Udara Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Ditpolairud Polda Sultra) memeriksa operator pincara, Selasa (21/9/2021).

Tak hanya operator, pemilik dan kernet pincara moda transportasi tradisional tak luput dari pemeriksaan penyidik Ditpolairud Polda Sultra.

Diketahui, mobil Daihatsu Sigra bernomor polisi DT 1825 AH mengangkut delapan penumpang terjun di Sungai Konaweha, Desa Lalonggaluku, Kabupaten Konawe, Minggu (19/9/2021).

Mobil tersebut diduga mengalami rem blong saat naik ke atas pincara sehingga langsung tercebur ke sungai yang membelah Desa Laosu dan Lalonggaluku, Kecamatan Bondoala.

Sebanyak lima penumpang berhasil selamat, sementara tiga penumpang lain terdiri dari dua orang dewasa dan satu anak-anak meninggal dunia setelah terjebak di kursi belakang.

Baca juga: Ditpolair Polda Sulawesi Tenggara Tangani Kasus Tragedi Kecelakaan Pincara di Sungai Konaweha

Ketiga korban meninggal dunia adalah Sri Hasnati (41), Sumarsih (60), dan Kofifah Eka Syahrani (8).

Ketiganya dibawa mobil ambulans Basarnas Kendari menuju rumah duka di Desa Lamong Jaya, Kecamatan Laeya, Kabupaten Konawe Selatan.

Kepala Subdit Penegakan Hukum atau Gakkum Ditpolairud Polda Sultra AKBP Ruly Indra Wijayanto mengatakan, ketiga orang tersebut diperiksa sebagai saksi.

"Saat ini kami masih memeriksa tiga orang saksi, mungkin akan berlanjut kepada saksi yang lain," ujar AKBP Ruly Indra Wijayanto, di Markas Ditpolairud Polda Sultra Jl Bhayangkara Bahari, Kelurahan Lapulu, Kecamatan Abeli, Kota Kendari, Selasa (21/9/2021).

AKBP Ruly Indra Wijayanto menyebut, juga akan memeriksa keluarga korban yang menumpangi mobil minibus maut itu.

Baca juga: Tragedi Pincara Penyeberangan Desa Lalonggaluku Bondoala, Ketua DPRD Konawe Ardin Angkat Suara

Saat ini, kasus tersebut masih dalam penyelidikan, dan belum dinaikkan ke tahap penyidikan. Sehingga, hingga kini polisi belum menetapkan tersangka satu orang pun dalam kasus ini. (*)

(TribunnewsSultra.com/Fadli Aksar)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved