Ali Kalora
Siapa Ali Kalora? Panglima Kelompok Teroris MIT Poso yang Dikenal Sadis, Dikabarkan Tewas Tertembak
Siapa Ali Kalora? Panglima kelompok teroris MIT Poso yang dikenal kejam dan sadis, kini dikabarkan tewas tertembak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/pemimpin-mit-poso-ali-kalora-tewas-tertembak.jpg)
Peneliti di bidang terorisme intelijen dari Universitas Indonesia, Ridwan Habib, berpendapat Ali Kalora adalah sosok penunjuk arah dan jalan di pegunungan dan hutan Poso.
Ini karena Ali merupakan warga asli dari Desa Kalora, Poso, sehingga dirinya diyakini telah menguasai wilayah tempat tinggalnya.
Di sisi lain, Peneliti The Community of Ideological Islamic Analyst (CIIA) Harits Abu Ulya, sempat membeberkan beberapa informasi tentang kelompok Ali Kalora.
Menurut informasi, kelompok Ali Kalora hanya terdiri dari 10 orang, namun mereka memiliki militansi dan daya survival tinggi.
Mereka mampu bertahan hidup di hutan dengan berburu ditambah sokongan logistik dari para simpatisan yang bermukim di bawah pegunungan Poso.
Dikenal Kejam dan Sadis
Sosok dan profil Ali Kalora dikenal kejam dan sadis.
Sadisnya perbuatan yang dilakukan kelompok Kalora kepada masyarakat di Poso diungkap Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa saat masih menjabat Komandan Jenderal Kopassus.
Ia mengungkap kelompok ini tak segan mengancam, menyandera, bahkan membunuh masyarakat di daerah tersebut.
Menurut Cantiasa mereka akan melakukan hal tersebut kepada masyarakat biasanya untuk mendapatkan logistik dan makanan.
“Masyarakat ini diancam dan sebagainya kalau tidak menyerahkan makanan atau logistik itu ya dibunuh di sana,” kata Cantiasa dalam tayangan Podcast Puspen TNI di kanal Youtube resmi Puspen TNI yang diunggah pada Senin (17/8/2020) silam.
“Dan tidak main-main, mereka membunuh itu dengan sadis. Semua modusnya itu dengan potong leher,” jelasnya menambahkan dikutip TribunnewsSultra.com dari Tribunnews.com.
Cantiasa pun mengungkapkan pembunuhan Agus Balumba, seorang petani di Desa Sangginora, Kecamatan Poso Pesisir Selatan, Kabupaten Poso, dilakukan kelompok MIT pimpinan Ali Kalora pada Agustus 2020 lalu.
Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Syafril Nursal memastikan pelaku pembunuhan terhadap Agus Balumba adalah kelompok bersenjata itu.
Kelompok ini juga merampas sejumlah barang milik korban seperti jam tangan dan ponsel.