Jumat, 1 Mei 2026

Berita Sulawesi Tenggara

Atlet Peparnas Sulawesi Tenggara Training Camp Perdana, Berlangsung Selama 15 Hari di Kota Kendari

Atlet Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) Sulawesi Tenggara (Sultra) training camp (TC) perdana.

Tayang:
Penulis: Muh Ridwan Kadir | Editor: Sitti Nurmalasari
zoom-inlihat foto Atlet Peparnas Sulawesi Tenggara Training Camp Perdana, Berlangsung Selama 15 Hari di Kota Kendari
TribunnewsSultra.com/ Muh Ridwan Kadir
Atlet Pekan Paralimpiade Nasional Sulawesi Tenggara Training Camp Perdana, di Hotel Atomy, Andonohu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Rabu (15/9/2021). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Atlet Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) Sulawesi Tenggara (Sultra) training camp (TC) perdana.

Untuk training camp perdana para atlet Peparnas Sultra ini berlangsung selama 15 hari di salah satu hotel di Kota Kendari.

Adapun atlet Peparnas Sultra tersebut berasal dari enam wilayah yaitu NPC Kota Baubau, Buton Selatan (Busel), Muna, Konawe Utara (Konut), Kolaka Timur (Koltim), dan Kota Kendari.

Mereka tiba di Kota Kendari hari ini Rabu (15/9/2021) untuk melaksanakan pemusatan latihan daerah di Kota Kendari.

Ketua National Paralympic Committee (NPC) Sultra Kafarudin mengatakan atlet yang melakukan pemusatan latihan tersebut berasal dari enam kabupaten dan kota.

Baca juga: ESI Sulawesi Tenggara Fasilitasi Tim Free Fire PON XX Papua 2021, Tim Bengkulu Jadi Lawan Berat

"Jumlah atlet yang ikut training camp ini  sekitar 27 orang," ucapnya saat ditemui di Hotel Atomy, Anduonohu, pada Rabu (15/9/2021).

Kafaruddin menuturkan training camp ini sekaligus sebagai proses seleksi akhir karena kapasitas untuk diberangkatkan ke Peparnas hanya 20 atlet.

Sementara cabang olahraga (cabor) yang bakal diikuti yaitu atletik 13 orang, renang 2 orang, bulu tangkis 3 orang, tenis meja 3 orang, dan catur 2 orang.

Kata dia, proses seleksinya akan berjalan selama 15 hari terhitung mulai hari ini, Rabu (15/9/2021). Selanjutnya setelah penetapan atlet maka tim NPC Sultra akan memfokuskan kembali pelatihannya.

Kafarudin menambahkan besar keinginan NPC Sultra untuk memberangkatkan banyak atlet mengingat banyak potensi atlet disabilitas dapat mengikuti kejuaraan Peparnas.

Baca juga: Motivasi dari Apriyani Rahayu, Dorong Semangat Atlet Bulu Tangkis Sultra Raih Medali PON XX Papua

Namun kata Kafarudin menyebut keterbatasan anggaran dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra yang sebelumnya diajukan oleh NPC Sultra kurang lebih Rp4 miliar.

Meski anggaran yang disetujui hanya sebesar Rp2 miliar, tetapi ia berterima kasih karena Pemprov Sultra sudah memperhatikan atlet disabilitas.

Kafarudin mengatakan NPC Sultra sangat optimis dapat meraih setidaknya tiga medali emas untuk Sulawesi Tenggara.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Sultra Basiran saat dikonfirmasi terpisah mengatakan saat ini dana untuk atlet NPC Sultra sebesar Rp2 miliar sementara diproses.

"Saat ini sedang dalam proses penerbitan SP2D. Kalau sudah terbit hari ini, Bank Sultra tinggal mencairkan," ucap Basiran via WhatsApp Messenger pada Rabu (15/9/2021). (*)

(TribunnewsSultra.com/Muh Ridwan Kadir)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved