Breaking News:

Berita Buton Utara

Ahali Sempat Selisih Paham Soal Pengangkatan Pejabat, Sekda Buton Utara Sebut Hanya Miskomunikasi

Wakil Bupati Kabupaten Buton Utara, Ahali sempat selisih paham dengan Sekretaris Daerah Butur Hardi Muslim soal pangangkatan salah satu pejabat.

Penulis: Laode Ari | Editor: Sitti Nurmalasari
Istimewa
Percakapan via WhatsApp antara Wakil Bupati Butur Ahali dengan Sekda Butur Hardi Muslim soal rencana pengangkatan pejabat lingkup Pemerintah Kabupaten Buton Utara yang beredar di media sosial Facebook. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, BUTON UTARA - Wakil Bupati Kabupaten Buton Utara, Ahali sempat selisih paham dengan Sekretaris Daerah Butur Hardi Muslim soal pangangkatan salah satu pejabat.

Konflik perselisihan dua pejabat lingkup Kabupaten Buton Utara, Sulawesi Tenggara itu beredar di media sosial Facebook.

Bahkan beredar bukti percakapan WhatsApp antara Wakil Bupati Butur, Ahali dengan Sekretaris Daerah Buton Utara, Hardi Muslim.

Awal konflik tersebut karena rencana pengangkatan pejabat Kabid Penegakkan Perda di Satuan Polisi Pamong Praja Butur yang diajukan Hardi Muslim tak disetujui oleh Ahali.

Alasannya karena pejabat yang direkomendasikan untuk menduduki jabatan itu adalah adik Ahali.

Baca juga: Bulog Sultra Kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Buton Utara Salurkan Beras ke 2.350 ASN

Sementara pangkat pejabat yang bisa menduduki jabatan itu paling rendah Eselon II B.

Ahali tak menyetujui rekomendari jabatan kabid diberikan kepada adiknya karena saat ini pangkat dan jabatan lebih tinggi, sehingga dirasa kurang sesuai untuk menduduki jabatan tersebut.

Percakapan Via WhatApp Wakil Bupati Buton Utara Ahali dengan Sekda Buton Utara Hardi Muslim Yang Beredar di Media Sosial Facebook
Percakapan Via WhatApp Wakil Bupati Buton Utara Ahali dengan Sekda Buton Utara Hardi Muslim Yang Beredar di Media Sosial Facebook (Istimewa)

Terlebih saat ini jabatan adik Ahali di Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) sebagai Kasubbag Umum dan Kepegawaian dengan pangkatnya Golongan 3D Eselon 4A.

Wakil Bupati Buton Utara menuding Sekda Butur telah mengubah konsep yang sudah direncanakan terkait pejabat yang akan menduduki jabatan tersebut.

Selain itu, menganggap Sekda Butur Hardi Muslim layaknya sebagai Bupati Buton Utara yang menjadi penentu kebijakan.

Baca juga: Belasan Rumah Warga di Butur Terendam Banjir, Akibat Hujan Deras, Drainase Tersumbat

Saat dikonfirmasi Wakil Bupati Butur Ahali, tidak menjelaskan tentang adanya perselisihan tersebut.

"Soal (pengangkatan pejabat) itu tanya saja di Pak Sekda," ujarnya saat dikonfirmasi melalui telepon, Senin (13/09/2021).

Sementara itu, Sekda Butur Hardi Muslim, mengaku, perselisihan itu hanya kesalahpahaman antara dirinya dengan Wakil Bupati Buton Utara, Ahali.

"Terkait masalah itu sudah clear tidak perlu dipermasalahkan hanya miskomunikasi," tutur Hardi melalui pesan WhatsApp Mesengger, Senin (13/9/2021). (*)

(Tribunnewssultra.com/La Ode Ari)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved