Seorang Wanita di Palembang Babak Belur saat Mau Labrak Selingkuhan Suami, Begini Kronologinya
Adapun kronologi penganiayaan bermula ketika NH mencurigai suaminya memiliki wanita idaman lain atau selingkuhan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/ilustrasi-penganiayaan.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Seorang wanita di Kota Palembang, Sumatera Selatan, babak belur dianiaya suaminya.
Hal itu terjadi lantaran sang istri berniat mau labrak selingkuhan suami.
Namun sayang, niat hati malah berbuah kasus Tindak Pidana Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT)
KDRT itu terkuak ketika wanita berinisial NH (35) melaporkan suaminya DI (35) di Mapolrestabes Palembang, Senin (6/9/2021).
Baca juga: Asyik Memancing, Warga Malah Temukan Mayat Bayi Mengambang tanpa Busana
Kronologi
Adapun kronologi penganiayaan bermula ketika NH mencurigai suaminya memiliki wanita idaman lain atau selingkuhan.
Karena penasaran, NH lantas mencari dan memverifikasi kebenaran informasi tersebut.
Hingga pada akhirnya NH menemukan alamat rumah wanita selingkuhan DI.
Setelah mendapat informasi akurat, korban lalu bertanya kepada pelaku.
Namun pelaku menolak dan membantah tuduhan korban.
Baca juga: Kisah Janda Sultan Berusia Setengah Abad Pacari Mantan Pembantu, Masih Brondong Beda Usia 24 Tahun
Tidak puas, korban lalu menyampaikan niat melabrak si selingkuhan.
Saat itu juga tindak pidana KTDR itu terjadi.
NH mengaku, lehernya dicekik oleh DI.
"Awalnya saya bertanya soal perempuan itu, dia terus mengelak. Lalu saya hendak datang ke rumahnya, suami saya ini malah marah-marah dan langsung mencekik saya," kata HN dikutip dari Kompas.com.
HN juga mengaku, mendapat kekerasan lain dari DI, sampai membuat badannya tersungkur.