Breaking News:

Berita Kendari

Kepala SMKN 2 Kendari Bantah Pecat Guru, Sebut Hanya Dikembalikan ke Dikmudora

Kepala SMKN 2 Kendari, Muhammad Fajar Sene membantah telah memecat salah seorang guru di sekolah tersebut. 

Penulis: Husni Husein | Editor: Sitti Nurmalasari
TribunnewsSultra.com/ Husni Husein
Kepala SMKN 2 Kendari, Muhammad Fajar Sene 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Kepala SMKN 2 Kendari, Muhammad Fajar Sene membantah telah memecat salah seorang guru di sekolah tersebut. 

Muhammad Fajar Sene mengatakan guru tersebut hanya dikembalikan ke Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kota Kendari.

"Kami tidak pernah melakukan pemecatan terhadap salah seorang guru," katanya ditemui di ruangan kerjanya, Senin (6/9/2021).

Fajar menjelaskan sebelumnya guru tersebut memang mengajar di SMKN 2 Kendari atas kebijaksanaannya.

Namun belakangan guru tersebut melakukan hal diluar kehendaknya.

Baca juga: Beredar Surat Orangtua Siswa di Kendari Dilarang Menuntut Efek Vaksinasi Covid-19, Ditarik Dikmudora

Dikarenakan hal itu, guru ini kemudian dikembalikan ke Dikmudora Kota Kendari.

"Saat itu SMA/SMK masih dalam naungan Dikmudora Kota Kendari untuk dilakukan pembinaan karena melakukan beberapa kesalahan," ujarnya.

Di samping itu, Muhammad Fajar Sene mengatakan penampungan guru tersebut tak sesuai prosedur atau menyalahi aturan.

"Belakangan saya tahu setelah diberikan petunjuk oleh dinas, saya tak boleh menerima guru tersebut, dan mesti ada mekanisme dari dinas lalu guru tersebut bisa kembali mengajar," jelasnya

Ia menyesalkan perbuatan guru ini, karena programnya tak diakomodir, malah nekat membuat ulah.

"Saat itu dia ajukan program, tapi kami tidak akomodir, sehingga ia melakukan hal-hal seperti itu," ujarnya.

Baca juga: Dikmudora Kendari Bakal Desak BKN, Kemendikbud Ristek untuk Buka Rekrutmen PPPK Guru Agama Islam

Diketahui sebelumnya sempat terjadi aksi unjuk rasa puluhan orang yang tergabung dalam Aliansi Pemerhati Pendidikan, Rabu (1/9/2021) lalu.

Massa aksi melakukan aksi unjuk rasa ini di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Mereka meminta Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan dan Kebudayaan Sultra, Asrun Lio menuntut Kepala Sekolah (Kepsek) SMKN 2 yang mengeluarkan dan memecat guru. (*)

(TribunnewsSultra.com/Husni Husein)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved