Senin, 11 Mei 2026

Nenek-nenek Menjerit saat Rumah Dirampok, Pelaku Aniaya Korban hingga Nyaris Tewas

Aksi perampokan terjadi di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan.

Tayang:
Editor: Ifa Nabila
zoom-inlihat foto Nenek-nenek Menjerit saat Rumah Dirampok, Pelaku Aniaya Korban hingga Nyaris Tewas
Science Photo Library
Ilustrasi penganiayaan. Aksi perampokan terjadi di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Aksi perampokan terjadi di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan.

Satu dari tiga pelaku berhasil ditangkap Anggota Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Muratara.

Sosok itu adalah WP alias Wiro Sableng (19).

Pelaku mengaku tinggal di Desa Sukaraya Baru, Kecamatan Suku Tengah Lakitan Ulu Terawas, Kabupaten Musi Rawas (Mura).

Baca juga: Maling Motor, 1 Pemuda Dikeroyok Warga hingga Masuk Rumah Sakit, 1 Nyebur ke Sungai

Kakinya ditembak polisi karena melawan dan mencoba melarikan diri saat ditangkap di pinggir jalan.

Wiro Sableng diringkus setelah dilaporkan karena mencuri di salah satu rumah warga di Desa Sukaraja, Kecamatan Karang Jaya, Kabupaten Musi Rawas Utara.

"Pelaku sebenarnya ada empat orang, baru berhasil kami tangkap satu," kata Kasat Reskrim Polres Musi Rawas Utara, AKP Dedi Rahmad Hidayat pada wartawan, Minggu (29/8/2021).

Baca juga: Pura-pura Bertamu untuk Alihkan Perhatian ART, Komplotan Maling Curi Isi Brankas Rp 1 Miliar

Dedi menjelaskan Wiro Sableng mencuri bersama tiga temannya yakni IK, JR dan RN.

Polisi baru berhasil menangkap Wiro Sableng.

Sedangkan tiga tersangka lain masih diburu petugas.

"Otak awal mula mereka mencuri ini ide dari tersangka IK. Nah si Wiro yang masuk rumah mencari barang-barang. Sementara JR dan RN memantau situasi di luar," beber Dedi.

Baca juga: Guru SD Nekat Aniaya Tokoh Adat Umur 73 Tahun hingga Jatuh Tersungkur, Diserang tanpa Sebab

Wiro Sableng masuk rumah korban melewati atap rumah.

Saat tersangka mencari barang-barang, korban terbangun dari tidur lalu menjerit.

Karena ketahuan, Wiro Sableng langsung menutup mulut korban dengan bantal, mencekik dan memukul leher korban hingga pingsan.

Berdasarkan pemeriksaan polisi, Wiro Sableng sempat memerkosa korban yang merupakan nenek-nenek berusia 63 tahun.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved