Breaking News:

Berita Baubau

Netizen di Baubau Curhat di Medsos Ditodong Parang, Kapolsek Minta Laporkan ke Polisi

Peristiwa penodongan di Pelabuhan Jembatan Batu Baubau, Sultra itu,  menimpa adiknya. 

Penulis: Risno Mawandili | Editor: Muhammad Israjab
Tangkapan layar curhatan netizen dengan akun Facebook bernama Yudhy Mustakim, tentang penodongan pemalak di Pelabuhan Jembatan Batu, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM,KENDARI - Seorang netizen di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra), curhat di media sosial (medsos) Facebook.

Terkait penodongan parang dari salah satu pemalak di Pelabuhan Jembatan Batu, Baubau.

Curhatan itu muncul di akun Facebook bernama Yudhy Mustakim.

Postingan Yudhy Mustakim kemudian tersebar digrup Facebook ‘Laporan Warga Baubau’. 

Kemudian curhatan itu dibagikan pada, Minggu (29/8/2021) siang. 

Peristiwa penodongan itu terjadi menimpa adiknya di Pelabuhan Jembatan Batu Baubau, Sultra.

 

Baca juga: Detik-detik Ricuh Dialog Cipayung Plus dan KNPI di Kota Baubau, Pemuda Lempar Kursi hingga Adu Jotos

"Pak polisi bisa kah tiap malam razia org2 yang nongkrong disekitaran jembatan batu,  semalam adik Sy, mau diambil hpnya ditodong dgn parang, untung berhasil lari kalau tdk jd korban lagi. Keadian sekitar jam 11 mlm,” tulisnya. 

Saat dikonfirmasi tribunnewssultra.com, Kepala Kepolisian Sektor Kesatuan Pelaksanaan Pengaman Pelabuhan atau Kapolsek KP3 Baubau, IPTU Yudhi Widhia, mengatakan harusnya warga segera melapor. kepada pihak kepolisian jika mendapat ancaman kriminalitas. 

"Seharusnya warga melapor kepada polisi, ketika mendapat perlakuan yang menjurus pada kriminalitas yang sampai mengancam nyawa," ujarnya lewat pesan Whatsapp Messenger, Minggu (29/8/2021). 

Yudi heran karena warga lebih memilih curhat di Facebook. 

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved