CPNS dan PPPK

3 Rumah Sakit Aliyah di Kendari Tetapkan Tarif Swab Antigen Rp100 Ribu Khusus Pelamar CPNS 2021

Rumah Sakit Aliyah Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) tetapkan tes swab antigen Rp100 ribu.

Penulis: Muhammad Israjab | Editor: Fadli Aksar
Muhammad Israjab/TribunnewsSultra.com
emilik Rumah Sakit Aliyah Kendari, dr Sukirman. umah Sakit Aliyah Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) tetapkan tarif tes swab antigen Rp100 ribu. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Rumah Sakit Aliyah Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) tetapkan tarif tes swab antigen Rp100 ribu.

Tarif ini berlaku, khusus pelamar Calon Pegawai Negeri Sipil atau CPNS 2021 yang akan mengikuti seleksi kompetisi dasar atau SKD.

"Harga swab antigen itu berlaku untuk Rumah Sakit Aliyah I, Aliyah II dan Aliyah III," kata pemilik Rumah Sakit Aliyah, dr Sukirman saat dihubungi, Rabu (25/8/2021).

Syarat Tes CPNS

Rencananya, SKD (Seleksi Kompetensi Dasar) CPNS 2021 mulai digelar 2 September 2021, syarat protokol kesehatan bagi peserta, wajib swab PCR/antigen.

Badan Kepegawaian Negara telah mengumumkan jadwal pelaksanaan seleksi CASN 2021 dan seleksi kompetensi PPPK Non-Guru 2021.

Adapun jadwal pelaksanaan seleksi ini juga untuk CPNS 2021 Sulawesi Tenggara dan PPPK Non-Guru 2021 Sultra.

Sesuai pengumuman tersebut, BKN siap menggelar pelaksanaan seleksi tersebut mulai 2 September 2021.

Baca juga: Catat, Tes SKD CPNS 2021 di Titik Lokasi BKN Siap Digelar Mulai 2 September 2021

Hal tersebut seperti dilansir dari akun Instagram @bkngoidofficial, pada Selasa (24/8/2021).

"Hai #SobatBKN, tanggal 2 September 2021 pelaksanaan seleksi #CASN2021 siap digelar," tulis akun @bkngoidofficial.

Namun, untuk mengikuti tes SKD CASN 2021 dan PPPK Non-Guru 2021, terdapat sejumlah syarat protokol kesehatan (prokes).

Ketentuan protokol kesehatan ini dikeluarkan Ketua Satgas Covid-19 bagi peserta SKD CASN 2021 dan seleksi kompetensi PPPK Non-Guru.

Disebutkan, ketentuan ini sebagai upaya menekan semaksimal mungkin penyebaran Covid-19 di lokasi pelaksanaan tes SKD.

"Ingat, upaya penegakan prokes tersebut bukan untuk mempersulit kalian, tapi ditujukan sebagai upaya menekan semaksimal mungkin penyebaran Covid-19 pada titik lokasi pelaksanaan SKD. Yuk turut berkontribusi pada upaya mewujudkan Indonesia kembali sehat," sambung akun @bkngoidofficial.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved