Minggu, 26 April 2026

Pria 55 Tahun Nekat Bakar Rumahnya Sendiri Lalu Teriak Minta Tolong, Akhirnya Dikeroyok Warga

Aksi bakar rumah terjadi di Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan. Tepatnya di Kecamatan Lubuklinggau Timur II

Tayang:
Editor: Ifa Nabila
zoom-inlihat foto Pria 55 Tahun Nekat Bakar Rumahnya Sendiri Lalu Teriak Minta Tolong, Akhirnya Dikeroyok Warga
Tribun-Medan.com/Indra Gunawan
Ilustrasi kebakaran rumah. Aksi bakar rumah terjadi di Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan. Tepatnya di Kecamatan Lubuklinggau Timur II 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Aksi bakar rumah terjadi di Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan.

Seorang pria bernama R Mono (55) nekat membakar rumahnya sendiri.

Sehabis membakar rumah, R Mono berteriak minta tolong.

Warga pun berdatangan dan berusaha memadamkan api yang sudah terlanjur membesar.

Baca juga: Rumah Ludes Dibakar Anaknya saat Dini Hari, Ayah Ditawari Tinggal di Asrama Polisi

Saat api padam, warga malah menghajar R Mono hingga babak belur.

Diketahui, pria paruh baya itu nekat membakar rumahnya lantaran mengalami gangguan jiwa.

Peristiwa ini terjadi di Gang Tawakal RT 04, Kelurahan Wira Karya, Kecamatan Lubuklinggau Timur II, Jumat (20/8/2021) sekira pukul 02.30 WIB dini hari.

Baca juga: Suami Istri Cekcok sampai Bakar Rumah, Malah 38 Rumah Warga Lainnya Ikut Hangus Terbakar

Seusai membakar rumahnya pelaku langsung berteriak minta tolong kepada warga setempat.

Para tetangganya yang kaget mendengar orang berteriak langsung keluar rumah, ketika mereka keluar melihat api sudah besar.

"Keluar karena dengar orang teriak seperti mau berantem, saat keluar api sudah besar," kata Laras (18 tahun) keponakan pelaku yang tinggal di belakang rumahnya.

Kemudian warga sekitar langsung berupaya memadamkan api, beruntung api dengan cepat dipadamkan sehingga tidak merembet ke rumah warga lainnya.

Baca juga: Kernet Ditemukan Tewas Telungkup di Belakang Truk, Sopir Langsung Carikan Ambulans

Seusai memadamkan api, warga yang kesal langsung menghakimi pelaku hingga membuat pelaku harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka di bagian kepala.

Menurut Laras, pamannya itu memang mengalami gangguan jiwa, awal tahun lalu pamannya sempat ingin dihakimi masa karena merusak warung tetangganya.

Sebelum mengalami gangguan jiwa, kata Laras pamannya itu bekerja sebagai kenek mobil truk.

"Gilanya ini kumat-kumatan kadang sehat, kadang kambuh, kalau kambuh sering teriak-teriak, gilanya baru-baru inilah," ungkapnya.

Baca juga: Pemuda Rudapaksa Bocah di Bawah Umur, Akhirnya Dihukum Cambuk 100 Kali oleh 2 Algojo

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved