Residivis Pencurian dan Kekerasan Kembali Beraksi, Berusaha Serang Polisi saat Ditangkap
Residivis Pencurian dan Kekerasan Kembali Beraksi, Berusaha Serang Polisi saat Ditangkap
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/ilustrasi-rekaman-cctv-ilustrasi-cctv-kamera-cctv.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Aksi pencurian disertai kekerasan dilakukan seorang pria berinsial SR (42).
SR akhirnya diringkus Satreskrim Polres Pinrang di Jalan Mongisidi, Kelurahan Pacongang, Kecamatan Paleteang, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan.
Yakni pada Jumat, (13/08/2021) sekira pukul 15.00 Wita.
Baca juga: Kecelakaan Maut Motor C 70, CB 100, dan Satria FU: 2 Tewas, 3 Luka-luka
Pelaku adalah warga Jalan Kartini, Kelurahan Sawitto, Kecamatan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang.
Ia merupakan residivis kasus curas dan curanmor yang sudah 5 kali ditangkap dan menjalani hukumannya di Rutan Kelas II B Kabupaten Pinrang.
Kali ini, ia kembali ditangkap berdasarkan empat laporan polisi.
Kasat Reskrim Polres Pinrang AKP Deki Marizaldi mengatakan pelaku SR melancarkan aksinya di kabupaten dan kota yang ada di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat.
Baca juga: Niatnya Tolong Santri yang Tenggelam, Ustaz Muda Ini Malah Ikut Tewas Tenggelam
"Ada 8 TKP yang diakui pelaku.
Paling banyak di Kabupaten Pinrang yakni 4 TKP. Parepare 2 TKP, dan di Sulbar ada 2 TKP," kata AKP Deki saat dikonfirmasi, Minggu, (15/08/2021).
AKP Deki menuturkan, saat pihaknya melakukan penangkapan, SR mencoba melawan dan berusaha melepaskan diri.
"Pelaku berusaha melepaskan diri dengan mengeluarkan sebilah badik yang diselipkan di pinggangnya," ucapnya.
Beruntungnya, personel berhasil memegang kedua tangan terduga pelaku.
Baca juga: Kuli Tewas Terjatuh Posisi Duduk saat Pasang Genting, Baru Kerja Setengah Jam
Sehingga SR melepaskan badik yang dipegangnya dan berhasil diamankan.
Selanjutnya, pihaknya melakukan pengembangan guna memperjelas TKP di mana saja SR pernah melancarkan aksinya di wilayah Kabupaten Pinrang.
Saat terduga pelaku meminta diturunkan untuk menunjukkan dengan jelas di mana TKPnya, SR tiba-tiba mendorong personel dan berusaha melarikan diri.