Berita Kendari
Korem 143/Haluoleo Kendari Sebut Afiq Raanan Hendra Bagian dari TNI, Sempat Beri Bantuan Pengobatan
Komando Resor Militer (Korem) 143/Halu Oleo (HO) menyatakan Almarhum Afiq Raanan Hendra, penderita down syndrom adalah bagian dari TNI AD.
Penulis: Muhammad Israjab | Editor: Fadli Aksar
Kemudian, ia dibolehkan pulang karena dianggap kesehatannya sudah mulai membaik.
"Afiq masuk rumah sakit karena naik turun suhu badannya, sesak nafas juga, jadi harus masuk lagi. Sebelum di RSUD Bahteramas, anak saya sempat dirawat di RS Korem," kata Herianti.
Rencananya almarhum akan dimakamkan di Kabupaten Kolaka, namun terlebih dahulu disalatkan di rumah kontrakan yang selama ini mereka tempati.
Down Syndrome
Herianti mengungkapkan Afiq Raanan Hendra mengalami down syndrome sejak dilahirkan.
Anak kedua dari pasangan Hendra (43) dan Herianti (41), Afiq Raanan Hendra didiagnosa oleh dokter mengalami down syndrome.
Balita berusia 1 tahun 2 bulan itu juga mengalami kelainan jantung akibat kelainan genetik keluarga.
Saat ini bersama orangtuanya, mereka tinggal di rumah kontrakan, di Lahundape, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Ibu Afiq Raanan Hendra, Herianti mengungkapkan kondisi anaknya sejak dilahirkan memang sudah terlihat memiliki kelainan.
Kata Herianti, saat melahirkan di RS Tiara Sentosa, Afiq Raanan Hendra tidak menangis dan langsung dirawat di inkubator.
Saat itu, dokter yang merawat mengatakan Afiq memiliki ciri-ciri down syndrome.
Kondisi jari kaki dan tangannya jarang-jarang dan kebiru-biruan sejak dilahirkan.
Sejak mengalami sakit, Afiq Raanan Hendra sudah tiga kali keluar masuk rumah sakit untuk mendapatkan pengobatan.
Bantuan Pengobatan
Keluarga Besar TNI AD yang berada di wilayah Korem 143/Halu Oleo (HO) TV di Sultra terdorong untuk membantu membiayai pengobatan dan operasi jantung Afiq, ditambah ekonomi keluarganya yang tidak mampu.