Senin, 27 April 2026

Suami Istri Cekcok sampai Bakar Rumah, Malah 38 Rumah Warga Lainnya Ikut Hangus Terbakar

Peristiwa kebakaran besar terjadi di Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Kebakaran itu menghanguskan setidaknya 38 rumah warga.

Tayang:
Editor: Ifa Nabila
zoom-inlihat foto Suami Istri Cekcok sampai Bakar Rumah, Malah 38 Rumah Warga Lainnya Ikut Hangus Terbakar
handover
Ilustrasi kebakaran besar. Peristiwa kebakaran besar terjadi di Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Kebakaran itu menghanguskan setidaknya 38 rumah warga. 

Dia mengamuk dan menyiramkan bensin ke kasur yang ada di kamar.

Tak berhenti di situ, Abd kemudian menyulutnya dengan korek api sehingga api membakar rumahnya dan puluhan bangunan di sekitarnya.

Kapolresta Palangkaraya, Kombes Pol Sandi Mustofa, melalui Kasat Reskrim Polresta Palangkaraya, Kompol Todoan Agung Gultom, saat dikonfirmasi membenarkan pihaknya telah mengamankan Abd (46).

Selain Abd, juga diamankan barang bukti berupa sisa kasur yang terbakar dari rumah yang ditempati Abd dan istrinya.

"Kami masih melakukan pendalaman kasus ini, pekakunya sudah diamankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut," ujarnya.

Nenek Tinggal Seatap dengan Kandang Domba setelah Rumah Dibakar Anaknya

Nasib nahas menimpa seorang nenek bernama Kokom (70).

Kokom kehilangan rumahnya yang habis dibakar anaknya.

Adapun anak Kokom adalah orang dengan gangguan jiwa.

Baca juga: Pria 60 Tahun Rudapaksa Kambing sampai Mati, Pemilik Kambing Lihat Pelaku Kabur Nyaris Tanpa Busana

Baca juga: Bayi Umur 1 Tahun Tewas Terbakar, Berawal dari Rumah Sekaligus Bengkel yang Kebakaran

Kini Kokom terpaksa tinggal di sebuah saung yang satu atap dengan kandang domba.

Bukan hanya sekali, sudah dua kali rumah panggung milik nenek renta terebut dibakar anaknya.

Kokom hidup prihatin bersama anaknya di Kampung Babakan/Cikorobokan RT 02/05, Desa Cikidangbayang, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Baca juga: Diduga gara-gara Sakit Bisul, Petani Tewas Gantung Diri di Dekat Kandang Kambing

Tempat tinggal berdampingan dengan kandang domba.

Setiap hari, ia menjadi buruh tani untuk menghidupi diri dan anaknya.

Terkadang ia harus membuat bubur agar beras yang ia dapatkan bisa dihemat untuk esok hari.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved