CPNS dan PPPK

CPNS 2021 Sulawesi Tenggara, Pemulasaran Jenazah Lulusan SMA Paling Diminati di Pemprov Sultra

CPNS 2021 Sulawesi Tenggara, formasi pemulasaran jenazah untuk tamatan SMA paling diminati di Pemprov Sultra.

Penulis: Muh Ridwan Kadir | Editor: Aqsa
Muhammad Ridwan Kadir/Tribunnewssultra.com
Kepala Sub Bidang Pengadaan Aparatur Sipil Negara (ASN) Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulawesi Tenggara (Sultra), Hadrawati Yusuf. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - CPNS 2021 Sulawesi Tenggara, pemulasaran jenazah Lulusan SMA menjadi formasi paling diminati di Pemprov Sultra.

Pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil atau CPNS 2021 Sultra dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau PPPK resmi ditutup pada 26 Juli 2021.

Penutupan pendaftaran CPNS dan PPPK 2021 Sultra itu termasuk di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara.

Dari berbagai formasi yang dibuka, posisi pemulasaran jenazah untuk Lulusan SMA sejauh ini paling diminati di lingkup Pemprov Sultra.

Hal tersebut disampaikan Kepala Sub Bidang Pengadaan Aparatur Sipil Negara (ASN) Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sultra Hadrawati Yusuf, kepada TribunnewsSultra.com, Rabu (28/7/2021).

Baca juga: Update CPNS 2021 Sulawesi Tenggara, Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi, Langkah Selanjutnya

“Banyak yang mendaftar pada formasi jabatan pemulasaran jenazah sehingga sampai saat ini formasi tersebut yang paling banyak pendaftarnya,” katanya ditemui di Kantor BKD Sultra, Kompleks Bumi Praja Anduonohu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.

Pelamar yang sudah mendaftarkan diri pada formasi jabatan tersebut sudah mencapai 700 orang.

Sedangkan, formasi yang minim peminat salah satunya yang ada pada PPPK 2021 Sulawesi Tenggara non-guru atau tenaga kesehatan bukan Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Setelah penutupan pendaftaran, tahapan seleksi selanjutnya yakni verifikasi berkas sampai 31 Juli 2021.

Selanjutnya, pengumuman Hasil Seleksi Administrasi CPNS 2021 pada 2 Agustus mendatang.

Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Jl Haluoleo, Kelurahan Mokoau, Kelurahan Kambu, Kota Kendari.
Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Jl Haluoleo, Kelurahan Mokoau, Kelurahan Kambu, Kota Kendari. ((Muh Ridwan Kadir/TribunnewsSultra.com))

Diketahui, jumlah pendaftar CPNS 2021 Sultra yang telah mendaftar sebanyak 1.928 orang dan yang telah tersubmit sebanyak 1.574 orang.

Dari jumlah tersebut, pendaftar CPNS Sulawesi Tenggara 2021 yang sudah mengirimkan berkas fisik baru 1.333 orang.

Sedangkan, pelamar PPPK Guru di lingkup Pemprov Sultra sebanyak 3.038 orang.

Namun, dari jumlah tersebut yang tersubmit baru 2.954 orang.

“Sementara untuk PPPK non guru, pendaftar sebanyak 82 orang dan tersubmit 71 orang,” kata Handrawati.

Perbaikan Berkas Peserta CPNS 2021

Sebelumnya, BKD Sultra sudah menutup pendaftaran CPNS dan PPPK 2021 di lingkup Pemprov Sultra.

Berdasarkan hasil verifikasi sementara berkas fisik yang dikirimkan pelamar, terdapat temuan sejumlah permasalahan.

Temuan tersebut seperti ada calon peserta CPNS 2021 Sulawesi Tenggara yang tak melegalisir ijazah.

Padahal hal tersebut sudah menjadi syarat pengiriman fisik berkas pelamar.

“Kesalahan tersebut ada yang tak legalisir ijazah bahkan ada yang salah kirim alamat yang seharusnya tujuan pengiriman bukan di BKD Sultra, melainkan di tempat lain,” jelas Hadrawati.

Adapula peserta yang mendaftar di instansi vertikal seperti BKKBN dan Kemenkumham tetapi permohonan dan pengiriman berkasnya ditujukkan ke Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra).

Selain itu kata Hadrawati, ada sejumlah peserta yang berkasnya tidak lengkap seperti pas photo tidak ada dan biodata yang tidak di isi.

“Sehingga terkait permasalahan tersebut selama verifikasi berkas BKD Sultra memberikan kebijaksanaan terhadap peserta dengan menghubungi langsung,” ujarnya.

Hal itu agar peserta segera datang untuk melengkapi dan memperbaiki kembali berkasnya.

Untuk peserta yang masih berada di wilayah Kota Kendari maka akan segera dihubungi oleh pihak BKD untuk datang ambil langsung berkas agar memperbaiki kesalahannya.

Sementara bagi peserta atau pelamar yang berada di luar Kota Kendari tetap dihubungi.

Namun, BKD Sultra mengirimkan berkas perbaikan melalui kantor PT Pos Indonesia.

Kemudian, ketika peserta telah memperbaikinya maka dikirim kembali melalui Kantor Pos.

Hadrawati menyebut intinya kesalahan administrasi yang dilakukan calon peserta CPNS selagi masih bisa dibantu maka pihaknya akan mencarikan jalan keluar.

Hal tersebut agar tak menyulitkan pelamar CPNS. "Jangan dipersulit para peserta CPNS," jelasnya.(*)

(TribunnewsSultra/Muh Ridwan Kadir)

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved