Breaking News:

PPKM Mikro di Kendari

PPKM Mikro di Kendari Berakhir Hari Ini, Pemkot Belum Terima Instruksi Perpanjangan

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Mikro di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) berkahir, Selasa (20/7/2021).

Penulis: Muh Ridwan Kadir | Editor: Fadli Aksar
Kompas.com
Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Mikro di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) berkahir, Selasa (20/7/2021). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Mikro di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) berkahir, Selasa (20/7/2021).

Namun, Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari belum menerima surat instruksi perpanjangan PPKM Mikro.

PPKM Mikro diterapkan di Kota Kendari, sejak Rabu (7/7/2021), sesuai Intrukusi Menteri dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 7 tahun 2021.

Kota Kendari masuk 43 daftar kota non Jawa–Bali atau non PPKM Darurat untuk menekan penyebaran Covid -19.

PPKM Mikro diturunkan dengan Surat Edaran atau SE Wali Kota Kendari Nomor 440/4541/2021 tersebut akan diterapkan secara ketat di 44 kelurahan.

Dengan berakhirnya PPKM Mikro ini, Pemkot Kendari belum mengetahui langkah selanjutnya.

Baca juga: Gubernur Ali Mazi Salurkan Bantuan Beras PPKM untuk 221.413 Kepala Keluarga se Sultra

Sekretaris Kota Kendari, Nahwa Umar mengatakan hingga saat ini pihaknya masih menunggu instruksi Mendagri (Inmendagri) terkait langkah selanjutnya setelah PPKM di Kendari berakhir.

"Kami belum menerima Inmendagri selanjutnya," singkat Nahwa melalui pesan WhatsApp, Selasa (20/7/2021).

Terkait apakah PPKM Mikro di Kota Kendari akan diperpanjang, jenderal ASN Kota Kendari tidak mengetahui secara pasti.

Nahwa berharap kasus Covid-19 terus mengalami penurunan sehingga Kota Kendari bisa keluar dari PPKM mikro.

Diakuinya juga selama PPKM mikro diberlakukan, ekonomi Kota Kendari mengalami penurunan.

Baca juga: PPKM Mikro, Tim Satgas Covid-19 Kendari Bubarkan Resepsi Pernikahan di Kelurahan Labibia Mandonga

“Wali Kota tidak ingin pekerja di-PHK, sehingga kita mengatur supaya perusahaan tetap beroperasi. walaupun hanya sebatas pukul 17.00 bahkan sampai pukul 20.00 Wita,” ucapnya.

Sebelumnya, Pemkot Kendari resmi mengeluarkan kebijakan PPKM skala mikro yang diatur dalam Surat Edaran (SE) Wali Kota Kendari Nomor 440/4541/2021.

SE tersebut menyebutkan 13 poin aturan PPKM mikro Kendari yang 11 poin di antaranya terkait pembatasan kegiatan masyarakat.(*)

(TribunnewsSultra.com/Muhammad Israjab)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved