Breaking News:

Wisatawan Tenggelam di Pantai Batu Gong

Basarnas Kendari Menutup Pencarian Mahasiswa UHO dan Warga yang Tenggelam di Pantai Batu Gong

Basarnas Kendari menghentikan pencarian dua korban tenggelam di Pantai Batu Gong, Sabtu (17/7/2021).

Penulis: Fadli Aksar | Editor: Fadli Aksar
Humas Basarnas Kendari
Basarnas Kendari menutup operasi pencarian dua korban tenggelam di Pantai Batu Gong, Konawe, Sabtu (17/7/2021). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Basarnas Kendari menutup operasi pencarian dua korban tenggelam di Pantai Batu Gong, Sabtu (17/7/2021).

Pencarian ditutup karena operasi digelar telah memasuki hari ketujuh sejak tenggelam, di Desa Batu Gong, Kecamatan Lalunggasumeeto, Kabupaten Konawe, Minggu (11/7/2021) lalu.

Dua korban tersebut mahasiswa Jurusan Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan ( Penjaskesrek FKIP) Universitas Halu Oleo (UHO) Robin.

Seorang korban lainnya adalah warga Batu Gong, Kabupaten Konawe, Muhammad Akhir.

Kedua korban merupakan bagian dari 11 orang yang sempat tersapu gelombang tinggi saat berenang di Pantai Batu Gong, Minggu (11/7/2021) lalu.

Delapan orang berhasil diselamatkan, namun 1 mahasiswa meninggal dunia, dua korban lain tak bisa ditemukan hingga hari ini.

8 dari sebelah korban adalah mahasiswa Penjaskesrek FKIP UHO yang tengah menjalani ujian final praktik mata kuliah di pantai itu.

Baca juga: Basarnas, Polri, hingga SAR UHO Lanjutkan Pencarian Dua Korban Tenggelam di Pantai Batu Gong Konawe

Baca juga: PPKM Mikro di Konawe Berlaku, Polsek Bondoala Tutup Wisata Pantai Batu Gong 12 Juli - 26 Juli 2021

Di sela-sela ujian mereka berenang di pantai itu, namun ombak yang tinggi dan cuaca buruk membuat beberapa orang di antara mereka tenggelam.

Dua korban lain adalah warga setempat yang berupaya menyelamatkan para mahasiswa namun, satu di antaranya justru hilang.

Humas Basarnas Kendari, Wahyudi mengatakan, hingga memasuki pukul 17.00 WITA pencarian terhadap korban dengan hasil nihil.

Apalagi belum ada tanda-tanda diketemukannya korban pada hari ketujuh ini.

"Hasil koordinasi tim sar gabungan termasuk pihak keluarga korban, Ops SAR dinyatakan ditutup dan dilanjutkan dgn pemantauan beberapa hari kedepan," kata Wahyudi dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (17/7/2021).

Seluruh unsur yang terlibat dalam pencarian dikembalikan ke kesatuannya masing-masing.

"Operasi SAR dapat dibuka kembali apabila diketemukan tanda-tanda keberadaan korban," tegasnya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved