Kakek 72 Tahun Dipukul dan Ditendang Driver Ojol saat akan Berangkat Vaksin dengan Istrinya
Aksi penganiayaan dilakukan seorang pengemudi ojek online atau driver ojol di Jatinegara.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/ilustrasi-rekaman-cctv-ilustrasi-cctv-kamera-cctv.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Aksi penganiayaan dilakukan seorang pengemudi ojek online atau driver ojol.
Korbannya adalah seorang kakek bernama Husni Madjid (72).
Korban adalah warga Kelurahan Cipinang Cempedak, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur.
Baca juga: Suara Batuk Dikira Menghina, Kakek Bunuh Tetangganya: Padahal yang Batuk Bukan Korban
Penganiayaan itu terjadi pada Senin (5/7/2021).
Akibat peritiwa tersebut, Husni mengalami luka memera di bagian rahang dan dadanya.
Peristiwa berawal saat Husni bersama istrinya hendak mengeluarkan mobil dari garasi rumah di Jalan Madrasah sekira pukul 07.00 WIB.
Anak Husni, Iswan mengatakan kala sang ayah hendak mengeluarkan mobil untuk menuju Hotel Borobudur, Jakarta Pusat guna mengikuti vaksinasi massal Covid-19, tiba-tiba pelaku datang dari bagian belakang menggunakan sepeda motor.
Baca juga: Minta Rokok Tak Diberi, Pria Gangguan Jiwa Sempat Ngamuk Lalu Tewas Dikeroyok 2 Saudaranya
"Dia (pelaku) sempat klakson-klakson terus. Mungkin buru-buru atau enggak sabar, karena memang jalan gang cuman muat satu mobil. Jadi harus antre," kata Iswan di Jakarta Timur, Selasa (6/7/2021).
Namun, saat mobil yang dikemudikan Husni keluar Jalan Madrasah pelaku yang merupakan seorang pria berusia sekitar 30 tahun menyalip dari lajur kanan lalu memukul kaca bagian kemudi.
Husni pun menghentikan laju kendaraan dan keluar dengan maksud menanyakan alasan pelaku.
Nahas bukannya mendapat permintaan maaf, dia justru mengalami penganiayaan.
Baca juga: Mahasiswi Keperawatan Melahirkan di Kamar Mandi Kos Temannya, Lalu Buang Bayi ke Tempat Sampah
"Bokap nanya 'kenapa kok kamu mukul mobil?'. Tapi tiba-tiba pelaku turun dari motor lalu mukul bagian rahang dan mulut bokap, terus dada bokap juga ditendang. Setelahnya pelaku ini mau kabur," ujarnya.
Pelaku sempat diamankan di Pos keamanan RW setempat sebelum digelandang ke Mapolrestro Jakarta Timur bersamaan dengan Husni membuat laporan penganiayaan ke bagian SPKT.
"Laporan sudah diterima, katanya nanti kasus ditangani Unit Resmob Polres Jakarta Timur," katanya.
Baca juga: Pak Kepala Sekolah Cabuli Siswi SD di Ruang UKS, Minta Ditangguhkan karena Nafkahi Keluarga
"Tapi saya dapat info pelaku enggak ditahan, hanya sepeda motornya saja ditahan," lanjut dia.