Lawan Covid19

Rp237,54 Triliun Dana PEN 2021 Tangani Dampak Pandemi Covid-19, Kesehatan, Perlindungan Sosial, UMKM

Sebanyak Rp237,54 triliun dana program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) 2021 digelontorkan untuk mempercepat penanganan pandemi Covid-19.

Editor: Aqsa
tangkapan layar youtube Tribunnews
Dialog Produktif KPCPEN dengan tema Update Penyaluran Dana PEN Kuartal II 2021 yang ditayangkan di FMB9ID_IKP, Rabu (30/6/2021). 

Apalagi, katanya, sejumlah indikator perekonomian sudah menunjukkan perkembangan positif meskipun penyerapan anggaran PEN dianggap belum optimal.

Tren perekonomian nasional dari indikator ekonomi makro mulai menunjukkan pemulihan, baik sisi konsumsi maupun produksinya.

Neraca perdagangan secara kumulatif Januari-Mei 2021 mengalami surplus 10,17 miliar dolar AS.

Baca juga: 7 Kiat Isolasi Mandiri di Rumah Saat Positif Covid-19 Gejala Ringan, Aktor Ben Kasyafani Bagi Tips

Kemudian Purchasing Managers’ Index (PMI) manufaktur Indonesia tercatat 55,3 pada Mei 2021.

“Ini sebagai pertanda ekspansi yang kuat. Pergerakan makro trennya pulih, baik dari segi konsumsi maupun produksi. Artinya ekonomi kita menuju pemulihan tegas Kunta.

Selain itu, apabila dilihat dari belanja modal keseluruhan yang ditanggung Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2021, penyerapannya lebih tinggi daripada kuartal I II 2020 lalu.

Capaian-capaian seperti program prioritas di sektor padat karya yang dilakukan Kementerian PUPR dinilai relatif lebih baik daripada tahun lalu, begitu pula untuk UMKM dan koperasi yang sudah sesuai target.

Tanda positif lainnya yakni proses vaksinasi yang sudah mencapai 1 juta dosis per hari.

“Presiden telah memberikan arahan untuk melibatkan TNI, Polri, dan bidan dalam proses vaksinasi. Harapannya vaksinasi bisa menuju 2 juta sampai 2,5 juta dosis per hari,” imbuh Kunta.

Dialog Produktif KPCPEN dengan tema Update Penyaluran Dana PEN Kuartal II 2021 yang ditayangkan di FMB9ID_IKP, Rabu (30/6/2021).
Dialog Produktif KPCPEN dengan tema Update Penyaluran Dana PEN Kuartal II 2021 yang ditayangkan di FMB9ID_IKP, Rabu (30/6/2021). (tangkapan layar youtube Tribunnews)

Bantuan UMKM dan Padat Karya Tunai

Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UKM, Eddy Satriya, menambahkan, Kementerian Koperasi dan UKM masih melanjutkan program PEN tahun lalu.

Yakni, subsidi bunga kredit usaha, penempatan dana pemerintah pada mitra bank umum, imbal jasa penjaminan, penjaminan lost limit, kebijakan pph final, dan Bantuan Presiden Usaha Mikro (BPUM).

Prioritas anggaran PEN untuk membantu UMKM, dinilai Eddy, jarang terjadi di negara lain, bahkan dinilai lebih baik dibandingkan standar internasional.

Program Kemenkop UKM yang paling menyentuh langsung kepada masyarakat adalah pencairan bantuan kepada 9,8 juta pengusaha mikro dengan nilai total Rp11,76 triliun.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved