Lawan Covid19

7 Kiat Isolasi Mandiri di Rumah Saat Positif Covid-19 Gejala Ringan, Aktor Ben Kasyafani Bagi Tips

Ada baiknya menyimak tips dan kiat melakukan isolasi secara mandiri dengan benar agar kesehatan Anda bisa cepat pulih.

Editor: Aqsa
handover
Dialog Produktif bertema Kiat Sehat Isolasi Mandiri yang digelar KPCPEN dan disiarkan FMB9ID_IKP, Selasa (29/06/2021). Dialog menghadirkan narasumber Dokter Spesialis Penyakit Dalam dan Konsultan Penyakit Dalam Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet, dr Andi Khomeini Takdir SpPD (K-Psi) dan aktor Ben Kasyafani. 

“Tahun lalu saya terkonfirmasi positif Covid-19 dan melakukan isolasi mandiri di rumah,” jelasnya,

Menurut Ben, dirinya melakukan hal tersebut di kamar sendiri selama 20 hari.

“Secara total saya melakukan isolasi mandiri di kamar sendiri selama 20 hari. Anak dan istri saya dites dan menunjukkan hasil negatif, sehingga kami memisahkan diri,” ujarnya.

Dia juga menyarankan agar pasien Covid-19 yang melakukan isolasi secara mandiri harus tetap berpikir positif.

“Bagi yang menjalani isolasi mandiri, kita harus terus berpikir positif. Energi kita harus fokus untuk mencari solusi dari pandemi ini. Mulailah mencari informasi mengenai COVID-19 yang benar agar kita bisa cepat mencari solusinya,” kata Ben.

Menanggapi pernyataan Ben, dr Andi setuju bahwa masyarakat jangan mencari kambing hitam tapi harus sama-sama mencari solusi dari kondisi seperti sekarang ini.

“Kampanye protokol kesehatan sudah berjalan, tapi seberapa besar dijalankan masyarakat, itu harus kita evaluasi. Vaksinasi belum mencapai target yang mencukupi untuk tercipta herd immunity, jadi jangan kendor protokol kesehatannya,” jelas dr Andi.

Aktor Ben Kasyafani membagikan pengalaman melakukan isolasi mandiri pada Dialog Produktif yang digelar KPCPEN dan disiarkan FMB9ID_IKP, Selasa (29/06/2021). Acara virtual tersebut dipandu presenter Jeremy Teti
Aktor Ben Kasyafani membagikan pengalaman melakukan isolasi mandiri pada Dialog Produktif yang digelar KPCPEN dan disiarkan FMB9ID_IKP, Selasa (29/06/2021). Acara virtual tersebut dipandu presenter Jeremy Teti (Tangkapan layar YouTube FMB9ID_IKP)

Saran Pemerintah

Apalagi, meningkatnya kasus terkonfirmasi Covid-19 hingga saat ini membuat pemerintah mengambil kebijakan agar pasien tanpa gejala atau yang bergejala ringan melakukan perawatan isolasi mandiri.

Ini untuk mengurangi beban rumah sakit yang diprioritaskan untuk merawat pasien bergejala sedang dan berat yang perlu perawatan intensif.

dr Andi Khomeini Takdir, menyebutkan saat ini tenaga kesehatan yang ada di RSDC Wisma Atlet, kelelahan akibat banyaknya pasien yang mesti ditangani.

“Perlu rencana mitigasi untuk menjaga masyarakat tidak jatuh sakit. Apabila masyarakat tidak sakit, maka kapasitas rumah sakit tidak akan penuh sehingga tenaga kesehatan kita tidak kelelahan merawat pasien,” katanya dalam Dialog Produktif yang diselenggarakan KPCPEN dan disiarkan FMB9ID_IKP, Selasa (29/6).

Menurut dr Andi, masyarakat jangan terlalu fokus dalam menyalahkan adanya varian Covid-19.

“Kunci dari pencegahannya adalah masker. Masker dua lapis menurut penelitian Centers for Disease Control and Prevention (CDC) dikatakan mampu meningkatkan proteksi dari 60-80 persen menjadi 90 persen,” jelasnya.

dr Andi juga mengimbau agar pengetahuan baru ini jangan berhenti sebatas pengetahuan, tapi dijadikan kebiasaan. Saat masyarakat mulai disiplin, dia meyakini pandemi bisa terkendali.

Tentang KPCPEN

Halaman
123
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved