Rabu, 6 Mei 2026

Mahasiswi Nekat Aborsi, Diberi Ramuan Lalu Perut Diurut oleh Teman sampai Bayi Gugur

Kasus kandungan digugurkan ini terjadi Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT).

Tayang:
Editor: Ifa Nabila
zoom-inlihat foto Mahasiswi Nekat Aborsi, Diberi Ramuan Lalu Perut Diurut oleh Teman sampai Bayi Gugur
Tribun Pekanbaru
Ilustrasi bayi tewas. Kasus kandungan digugurkan ini terjadi Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT). 

"Di sekitar lokasi penemuan potongan tangan bayi kita temukan selebar kain yang masih terdapat bercak darah."

"Dan setelah kita telusuri, ternyata kain tersebut merupakan milik Yorince, ibu kandung dari si penemu potongan tangan bayi," ungkap Kapolres TTS AKBP Andre Librian, S.Ik saat dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim Polres TTS, Iptu Mahdi Ibrahim, Minggu (27/6/2021).

Baca juga: Dikira Boneka, Warga Kaget Ada Mayat Pria Tergantung dengan Mulut Banyak Belatung

2. Keduanya Jadi Tersangka

Dari keterangan Yorince, diketahui wanita yang melakukan aborsi bernama Vera, warga Naimata, Kota Kupang.

Bersama Yorince, Tim Reskrim Polres TTS yang dipimpin Kasat Mahdi langsung menuju Kota Kupang guna mengamankan Vera, Rabu (23/6/2021).

Vera diamankan di rumahnya tanpa perlawanan dan langsung digiring ke Mapolres TTS guna diproses lebih lanjut.

"Yorince dan Vera sudah resmi kita tetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini dan saat ini kita tahan keduanya di sel tahanan Mapolres TTS guna proses hukum selanjutnya," pungkas Mahdi.

3. Gunakan Ramuan

Kepada penyidik, Yorince mengaku, memberikan minuman tradisional dan mengurut perut Vera untuk menggugurkan bayi berusia sekitar delapan bulan yang dikandung Vera.

"Saya kasih minum dia air rebusan daun kelor dan daun fua'koti. Setelah itu saya urut perutnya dari atas hingga ke bagian bawah perut," ungkap Yorince saat diperiksa

Baca juga: Malu Dihamili Pacarnya, Wanita 21 Tahun Nekat Goreskan Kayu ke Bayi yang Baru Dilahirkannya

Yorince melanjutkan pengakuannya, aksi jahat yang ia lakukan bersama Vera berawal pada 17 Juni 2021 lalu.

Saat itu, Vera datang ke kediamannya dengan menumpang travel.

Selama lebih 3 hari, Vera tinggal di rumahnya dengan tujuan untuk menggugurkan kandungannya.

Vera diberikan minuman air rebusan daun kelor dicampur dengan daun fua'koti.

4. Janin Masih Hidup Beberapa Detik

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved