Kakek Tewas dan 2 Tetangga Keracunan, gara-gara Anak Tak Bisa Bedakan Umbi Gembolo dan Gadung
Gara-gara anak tak bisa membedakan antara umbi gembolo dengan umbi gadung, seorang manula di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur tewas
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/ilustrasi-jenazah-ilustrasi-meninggal-ilustrasi-mayat-jasad.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Peristiwa keracunan terjadi di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.
Korbannya adalah seorang kakek dan dua tetangganya.
Mereka keracunan umbi gadung.
Bejo (78) meninggal setelah memakan gadung bersama dua tetangganya Supandi (68) dan Karyati (49), Kamis (10/6/2021) siang.
Baca juga: Dendam Dipecat, Syamsul Bunuh Ibu Mantan Bos, Keluar Rumah Korban Berlagak Santai tapi Terekam CCTV
Mereka mengonsumsi gadung yang tercampur dengan gembolo.
Supandi (68) dan Karyati (49) bisa diselamatkan, tetapi Bejo mengembuskan nafas terakhirnya saat dirawat.
Menurut Kapolsek Gondang, AKP Suwancono, kejadian bermula saat anak korban bernama Soyin (55) mencari umbi gembolo.
Umbi ini banyak tumbuh di antara tanaman pagar warga yang ada di pedesaan.
Tanpa disadari Soyin, tanaman gembolo ini tumbuh di dekat pohon gadung.
Baca juga: Suami Tusuk Istri 11 Kali hingga Tewas gegara Rewel soal Penghasilan, Mayat Ditemukan Anak di Parit
"Antara gembolo dan gadung bentuknya memang mirip. Tapi gadung umbinya lebih kecil dan berwarna kuning," terang Suwancono.
Umbi-umbian itu lalu dimasak oleh Karyati, istri Soyin, lalu dimakan bersama Tejo.
Sebagian juga diberikan ke tetangga jauhnya yang bernama Supandi.
Tidak berapa lama, korban merasakan gejala keracunan, seperti pusing dan mual.
"Dua korban lainnya bisa diselamatkan. Sedangkan Pak Bejo tak tertolong, akhirnya meninggal dunia," tutur Suwancono.
Baca juga: Gadis 24 Tahun 4 Hari Tersesat di Gunung Abbo, Selamat setelah Cium Parfum Tim Penyelamat
Polisi yang mendapat laporan segera melakukan olah TKP.