Vaksinasi Covid 19

Seorang Guru SD di Kota Baubau Pingsan Usai Vaksin Covid-19, Takut Berlebihan Sebelum Vaksinasi

Seorang guru Sekolah Dasar (SD) di Kota Baubau, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), pingsan usai disuntik vaksin Covid-19, Jumat (28/5/2021).

Penulis: Risno Mawandili | Editor: Aqsa
bgr.com
Seorang guru Sekolah Dasar (SD) di Kota Baubau, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), pingsan usai disuntik Vaksin Covid-19, Jumat (28/5/2021). (foto ilustrasi vaksin) 

LHN meninggal dunia usai disuntik vaksin Sinovac massal bagi tenaga pendidik dan kependidikan di SMP Negeri 1 Baubau pada pagi harinya.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Baubau, dr Lukman (tengah) ketika menjelaskan kronologi seorang guru meninggal dunia seusai menjalani vaksinasi Covid-19, di Kota Baubau, Provinsi Sulawesi Tenggara, Kamis (20/5/2021).
Juru Bicara Satgas Covid-19 Baubau, dr Lukman (tengah) ketika menjelaskan kronologi seorang guru meninggal dunia seusai menjalani vaksinasi Covid-19, di Kota Baubau, Provinsi Sulawesi Tenggara, Kamis (20/5/2021). (Istimewa)

LHN mengikuti vaksinasi virus corona bersama staf dan tenaga pengajar lainnya di sekolah tersebut.

Anak LHN, Rahmat Hidayat, mengatakan, ayahnya langsung pulang ke rumah usai mendapat suntikan Vaksin Covid-19 pada pagi harinya.

Selang beberapa jam berada di rumah, sang ayah tiba-tiba mengalami batuk-batuk dan sesak nafas.

Korban pingsan lalu dilarikan ke RS Siloam Baubau untuk mendapatkan tindakan medis.

“Namun sudah tidak tertolong lagi,” kata Rahmat saat dihubungi TribunnewsSultra.com, Kamis (20/5/2021).

Secara terpisah, Juru Bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Kota Baubau, dr Lukman, membenarkan peristiwa tersebut.

Melalui rilis resmi, dr Lukman menyampaikan, guru SMP Negeri 1 Baubau itu awalnya terlihat sehat sebelum disuntik Vaksin Covid-19.

LHN juga telah mengikuti tahapan prosedur sebelum menjalani vaksinasi Covid-19.

“Pasien tersebut sudah menjalani prosedur vaksinasi melewati meja tes skrining di meja skrining,” kata dr Lukman.

Ia mengklaim bukan Vaksin Covid-19 yang menyebabkan guru SMP tersebut meninggal dunia.

Apalagi, kata dr Lukman, LHN ternyata memiliki riwayat penyakit gula dan asma sebelum disuntik vaksin Sinovac.

“Penyakit penyerta sakit gula tidak terkontrol dengan baik. Ada riwayat asma,” jelas dr Lukman.

Kata dr Lukman, korban diduga meninggal dunia karena penyakit diabetes.

Hal tersebut berdasarkan laporan medis yang diterima dari pihak RS Siloam Baubau.

“Laporan yang kami terima dari Rumah Sakit Siloam sudah terjadi kondisi asistol, jantung tidak berfungsi,” ujarnya.

Hal-hal yang bisa menyebabkan seperti itu biasanya karena sakit gula atau serangan jantung.(*)

(TribunnewsSultra.com/ Risno Mawandili)

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved