Breaking News:

Dirut Abdul Latif Sebut Bank Sultra Mengarah ke Digitalisasi Perbankan, Hadirkan Mobile Banking

Perkembangan teknologi digital yang kian pesat menjadi salah satu tantangan yang dihadapi Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tenggara atau Bank Sultra d

Penulis: Muh Ridwan Kadir | Editor: Aqsa
Ridwan Kadir/ TribunnewsSultra.com
Direktur Utama Bank Sultra Abdul Latif saat sambutan pada Roadshow Ditjen Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Asbanda dalam Rangka Penguatan Modal Inti Bank Sultra di Hotel Claro Kendari, Kamis (27/05/2021). 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Perkembangan teknologi digital yang kian pesat menjadi salah satu tantangan yang dihadapi Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Tenggara atau Bank Sultra di masa yang akan datang.

Situasi tersebut sejalan dengan kecenderungan nasabah dalam mencari alternatif layanan dan program perbankan yang nyaman dan aman.

Merespon hal tersebut, kata Direktur Utama Bank Sultra Abdul Latif, Bank Sultra melakukan digitalisasi perbankan ke arah yang lebih baik pada tahun 2021 ini.

Misalnya menghadirkan layanan mobile banking dan mengimplementasikan produk kartu debit.

"Ke depan kami akan lebih banyak lagi program digitalisasi yang bermanfaat untuk masyarakat Sultra,” kata Dirut Bank Sultra Abdul Latif, pada Roadshow Ditjen Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Asbanda dalam Rangka Penguatan Modal Inti Bank Sultra.

Baca juga: Berikut Permintaan Gubernur Ali Mazi Kepada OJK Terkait Bank Sultra 

Kegiatan yang diikuti Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Ali Mazi tersebut berlangsung di Phinisi Ballroom, Hotel Claro, Jl Edi Sabara No 89, Kelurahan Lahundape, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari, Provinsi Sultra, Kamis (27/05/2021).

Bank Sultra juga terus berkomitmen mengoptimalkan peran serta kontribusinya bagi pembangunan daerah.

“Di tengah ekonomi yang menantang saat ini patut disyukuri karena Bank Sultra masih menunjukkan tren atau kinerja yang positif di tengah kondisi yang sulit,” ujar Latif.

Hal ini dapat dicapai karena langkah dan strategi yang tepat, mitigasi resiko yang kuat, serta optimalisasi kinerja perusahaan yang baik.

“Dilihat dari sisi perolehan laba bersih, liabilitas, dan ekuitas, Alhamdulillah berhasil menunjukkan tren positif,” jelas Latif.

Dengan perolehan tersebut, Bank Sultra dalam kategori predikat sangat baik sebagai bank modal inti Rp1 triliun hingga Rp5 triliun.

Penghargaan tersebut karena Bank Sultra mampu menorehkan kinerja sangat baik dalam rentang waktu 20 tahun berturut-turut.

Akumulasi penyaluran kredit serta pembiayaan dari pihak ketiga juga masih menunjukkan tren positif sampai saat ini.(*)

(TribunnewsSultra.com/ Muh Ridwan Kadir)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved