Imbas Kerumunan di Pantai Mutiara, Kadis Pariwisata Buton Tengah Bakal Diperiksa Polisi

Hal itu merupakan imbas kerumunan di Pantai Mutiara, Kabupaten Buton Tengah (Buteng), Sulawesi Tenggara (Sultra), (16/5/2021) lalu.

Penulis: Risno Mawandili | Editor: Fadli Aksar
Istimewa
KERUMUNAN WARGA - Tangkapan layar video viral kerumunan warga sambil berjoget-joget di Pantai Muriara, Buton Tengah, Sulawesi Tenggara, Minggu (16/5/2021). Diduga melanggar prokes Covid-19. 

Ia menjelaskan, saat itu seolah tak ada petugas keamanan menjaga penerapan protokol kesehatan di Pantai Mutiara.

Surat edaran Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Ali Mazi yang ditandatangani Sekretaris Daerah (Sekda) Sultra Nur Endang Abbas bernomor 5564/2050 itu dilayangkan kepada wali kota dan bupati se-Sultra, tertanggal Selasa (11/5/2021).
Surat edaran Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Ali Mazi yang ditandatangani Sekretaris Daerah (Sekda) Sultra Nur Endang Abbas bernomor 5564/2050 itu dilayangkan kepada wali kota dan bupati se-Sultra, tertanggal Selasa (11/5/2021). (Handover)

"Bebas warga datang, tidak menerapkan protokol kesehatan karena tidak ada yang mengawasi," ujarnya.

Roy sendiri tinggal Di Desa Gumanano yang berjarak sekira 500 meter dari Pantai Mutiara.

Ia menambahkan, kemungkinan tak ada larangan berkerumun di pusat pariwisata diterapkan Pemerintah Buteng.

Pasalnya, ia tak mendengar adanya imbauan larangan.

"Tidak tahu kalau disampaikan, tapi saya tidak mendengar adanya larangan atau penutupan tempat wisata selama liburan Lebaran Idul Fitri," imbuhnya.

Penutupan Pariwisata

Seluruh tempat wisata di Sulawesi Tenggara (Sultra) ditutup selama libur Lebaran 2021 mulai 13-17 Mei 2021.

Keputusan itu tertuang dalam surat edaran Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Ali Mazi yang ditandatangani Sekretaris Daerah (Sekda) Sultra Nur Endang Abbas.

Surat edaran bernomor 5564/2050 itu dilayangkan kepada wali kota dan bupati se-Sultra, tertanggal Selasa (11/5/2021).

Dalam surat edaran itu dijelaskan, penutupan dilatarbelakangi Instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) nomor 10 tahun 2021.

Baca juga: Wisata Pantai Batu Gong Dijaga Aparat Polisi, Dua Objek Wisata ini di Sultra Malah Ramai Dikunjungi

Baca juga: Tempat Wisata di Sulawesi Tenggara Ditutup Selama Libur Lebaran 13-17 Mei 2021, Ini Alasan Gubernur

Penutupan dimaksudkan agar tidak terjadi kerumunan di objek wisata yang sangat berpotensi terjadi penularan Covid-19 secara masif.

Tempat wisata dan hiburan akan buka kembali setelah 17 Mei 2021 dengan kapasitas 50 persen pengunjung dan menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) yang ketat.

Pengelola tempat wisata juga diminta untuk membuat Satgas Covid-19 sendiri tujuannya agar mengawasi penerapan protokol kesehatan terhadap pengunjung.

"Tim Satgas Covid-19 kabupaten dan kota diminta untuk melakukan pengawasan dan penegakan disiplin protokol kesehatan pada objek wisata masing-masing dengan berpedoman pada Peraturan Gubernur Sultra nomor 443/4724 tahun 2020," tandasnya. (*)

(Risno Mawandili/TribunnewsSultra.com)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved