Hasil Pilrek UHO

HASIL Pilrek UHO, Prof Zamrun 86 Suara, Buyung 9, Jamhir 7 di Pemilihan Rektor Universitas Halu Oleo

Berikut hasil Pemilihan Rektor Universitas Halu Oleo atau Pilrek UHO Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa (18/05/2021) petang.

Editor: Aqsa
handover
Hasil Pemilihan Rektor Universitas Halu Oleo atau Pilrek UHO Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa (18/05/2021) petang. 

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Hasil Pemilihan Rektor Universitas Halu Oleo atau Pilrek UHO Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa (18/05/2021) petang.

Pemungutan dan penghitungan suara anggota senat terhadap 8 bakal calon Rektor UHO telah selesai.

Rapat senat berlangsung di Gedung Sport Centre UHO, Laboratorium Pengujian Tanah Faperta UHO, Kelurahan Kambu, Kecamatan Kambu, Kota Kendari, Sultra.

Berdasarkan hasil pemungutan dan penghitungan suara Pilrek UHO 2021 tersebut, bakal calon Rektor Universitas Halu Oleo petahana yakni Prof Dr Muhammad Zamrun Firihu SSi MSi MSc unggul.

Rektor UHO periode 2017-2021 tersebut unggul dengan 86 suara.

Prof Zamrun unggul jauh dari para pesaingnya.

Prof Buyung Sarita SE MS PhD yang berada di posisi kedua hanya meraup 9 suara disusul Dr Eng Jamhir Safani SSi Msi.

Berikut selengkapnya hasil Pemilihan Rektor Universitas Halu Oleo atau Pilrek UHO, Prof Zamrun 86 suara, Prof Buyung 9 suara, dan Dr Jamhir meraup 7 suara:

1. Dr Bahtiar MSi (tidak hadir): 0

2. Prof Buyung Sarita SE MS PhD: 9

3. Dr Eng Jamhir Safani SSi MSi: 7

4. Prof Ma'ruf Kasim SPi MSi PhD: 2

5. Dr Mohamad Salam SPd MSi: 5

6. Prof Dr Muh Nurdin MSc: 1

7. Prof Dr Muhammad Zamrun Firihu SSi MSi MSc: 86

8. Mustarum Musarudin ST MIT PhD: 1

Total anggota senat UHO yang menyalurkan hak suaranya sebanyak 111 orang.

Hasil Pemilihan Rektor Universitas Halu Oleo atau Pilrek UHO Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa (18/05/2021) petang.
Hasil Pemilihan Rektor Universitas Halu Oleo atau Pilrek UHO Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa (18/05/2021) petang. ((Reymeldi Ramadhan/TribunnewsSultra.com))

Paparkan Visi dan Misi

Sebelumnya, tujuh dari 8 bakal calon Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari sudah memaparkan visi dan misinya pada Pilrek UHO 2021.

Rapat senat berlangsung di Gedung Sport Centre UHO, Laboratorium Pengujian Tanah Faperta UHO, Kelurahan Kambu, Kecamatan Kambu, Kota Kendari, Provinsi Sultra.

Pada agenda Pilrek UHO 2021 tersebut, satu bakal Calon Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari tak hadir.

“Karena Dr Bahtiar tak hadir, maka pembacaan visi misi dimulai dari Prof Buyung Sarita SE MS PhD,” kata Ketua Senat UHO Prof Takdir Saili.

“Sesi pembacaan visi misi selama 5 menit dan ditanggapi selama 5 menit,” ujar Prof Takdir Saili menambahkan.

Pantauan TribunnewsSultra.com, pelaksanaan Pilrek UHO ini dikawal sekitar 5 satpam di tempat parkir serta 4 pengawal di pintu masuk.

Tampak juga setiap anggota senat yang masuk menggunakan hand sanitizer yang telah disediakan sebelum mengisi absen.

Seorang petugas keamanan mengatakan pemaparan visi misi ini akan diawali dengan rapat senat tertutup.

“Masih rapat senat tertutup, jadi belum bisa masuk" ujarnya kepada TribunnewsSultra.com.

Hingga pukul 9.00 wita anggota senat sudah memasuki gedung sport center dan pintu telah ditutup.

Hal itu dipertegas oleh Kasubag Hubungan Masyarakat (Humas) UHO La ode Abdul Hamdan.

“Ini acara senat jadi tidak bisa diganggu, kita juga tetap mematuhi protokol kesehatan,” jelasnya.

Ia mengatakan pilrek kali ini diagendakan untuk pemaparan visi misi dan penjaringan, dipantau langsung dari kementrian secara daring.

Ia juga menyampaikan dari 8 balon rektor, satu balon tidak hadir yakni Dr Bahtiar.

Tahapan Selanjutnya

Sebelumnya, rapat senat Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari sudah menetapkan kelanjutan tahap penyaringan Pemilihan Rektor UHO.

Tahap tersebut yaitu penyampaian visi misi dan program kerja para bakal calon dilanjutkan pemilihan bakal calon menuju 3 besar.

“Itu juga sudah ditetapkan dan disepakati, kita akan laksanakan Insyallah 18 Mei 2021,” katanya.

Prof Takdir Saili menjelaskan, proses penyaringan bakal calon Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari dilakukan dua tahap.

Kemudian pemilihan dilakukan secara langsung oleh 113 anggota senat.

Namun, tidak ada keharusan 100 persen anggota senat hadir, asalkan memenuhi suara quorum 80 persen dari 113 anggota senat.

Sementara perwakilan Kementerian Pendidikan dapat menghadiri secara langsung ataupun mengikuti secara virtual proses penyaringan tersebut.

Hal itu diperbolehkan berdasarkan Peraturan Menteri (Permen) Nomor 21 Tahun 2018 tentang Pengangkatan Rektor.

Sedangkan, pada permen yang lama Nomor 19 Tahun 2017 tentang Pengangkatan Rektor, perwakilan kementerian harus hadir.

Kemudian proses pemilihan, kata Prof Takdir, terjadi 2 kali.

Pada pemilihan untuk menentukan 3 besar calon Rektor UHO, menteri belum bisa memberikan hak suara pada bakal calon Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari.

Namun, hanya dapat menyaksikan secara langsung atau virtual.

Kemudian pemilihan untuk menentukan 1 Rektor UHO terpilih, dengan suara menteri yang sudah ditetapkan besarnya 35 persen.

“Jadi jumlah suara 35 persen itu bukan berdasarkan jumlah anggota senat, tapi berdasarkan jumlah anggota senat yang hadir,” jelasnya.

“Jadi jika 65 persen itu 113, maka 35 persen itu berapa? Sehingga jika digabungkan antara anggota senat dengan suara menteri, maka 113 ditambah 60.85, secara fisik kertas untuk menteri 61, tapi 1 itu nilainya 0.85,” katanya menambahkan.

Kemudian untuk jangka waktu antara proses pemilihan dengan penyampaian laporan 3 besar, paling kurang membutuhkan waktu 1 bulan.

Dimaksudkan untuk memberi kesempatan kepada pihak kementerian melakukan pendalaman, terhadap 3 calon yang diajukan tersebut.

“Kan mereka memiliki hak untuk melakukan pendalaman, itu tertulis dalam permen nomor 19 tahun 2017,” jelasnya.(*)

(TribunnewsSultra.com/Amelda Devi Indriyani/ Risno Mawandili)

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved