Info BMKG
Hujan Sedang Disertai Angin Kencang Terjadi hingga Juni, BMKG Kendari Minta Warga Waspada
Peringatan dini cuaca di wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra) pada 16 -18 Mei 2021, berpotensi hujan sedang disertai guntur dan angin kencang.
Penulis: Amelda Devi Indriyani | Editor: Laode Ari
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sultra/foto/bank/originals/foto-bmkg-kendari.jpg)
TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG memberikan peringatan dini cuaca di wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra).
Dikutip dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Kendari, Minggu (16/5/2021), pada 16 -18 Mei 2021, berpotensi hujan sedang disertai guntur dan angin kencang.
Hal itu terdeteksi dari anomali suhu di perairan sekitar wilayah Sultra, yang dapat meningkatkan potensi penguapan (penambahan massa uap air).
Baca juga: BMKG Prediksi Wilayah Sulawesi Tenggara Bakal Diguyur Hujan hingga Angin Kencang Selama Tiga Hari
Dari pantauan radar cuaca terjadi peningkatan curah hujan sejak awal bulan Mei, terutama di wilayah timur Sultra.
Hal itu diungkapkan Koordinator konservasi observasi dan informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Kendari, Faizal Habibie.
"Diprakirakan peningkatan curah hujan ini akan terus berlangsung sampai Juni atau awal musim kemarau pada Juli 2021," kata Faizal.
Ia menyampaikan, untuk wilayah yang berpotensi hujan sedang sampai lebat pada 17 Mei, yakni Konawe Utara (Konut) pada pagi, siang dan dini hari.
Konawe Selatan (Konsel) pada siang, sore dan malam hari. Muna, Buton Utara (Butur), dan Kolaka Timur (Koltim) pada siang dan sore hari. Serta Kolaka pada siang dan malam hari.
Baca juga: Insiden Perahu Terbalik di Obyek Wisata Waduk Kedung Ombo: 1 Korban Belum Ditemukan
Sementara pada 18 Mei 2021, wilayah yang berpotensi hujan sedang dan dapat disertai guntur serta angin kencang, diantaranya Konawe Utara (Konut) pada padi, siang dan dini hari.
Konawe pada siang dan malam hari. Konsel terjadi hujan di siang dan dini hari.
Kemudian Konawe Kepulauan (Konkep) pada malam dan dini hari.
Kolaka dan Koltim pada malam hati, serta Kendari dan Butur pada dini hari.
Faizal mengatakan hal ini diakibatkan kelembaban di atmosfer laps rendah masih dingin >80 persen.
Kemudian indek labilitas masih kuat, serta suhu muka laut di perairan Sultra yang hangat, ini semua menambah pembentukan awan hujan di Sultra.
Untuk itu, BMKG mengimbau agar masyarakat selalu waspada dan berhati-hati akibat dari peningkatan curah hujan tersebut dan selalu memperbarui informasi dari BMKG. (*)
(TribunnewsSultra.com/Amelda Devi Indriyani)